Hingga Kamis (11/9), pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Jayapura, Polairud Polres Jayapura, Polsek Depapre, keluarga korban, serta masyarakat sekitar. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu dan peralatan SAR air lainnya. “Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar korban segera ditemukan,” ujar Anton.
Musibah ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir agar mematuhi aturan wilayah tangkap ikan dan menghormati hak ulayat yang berlaku, demi menghindari konflik maupun kejadian serupa.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…
DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…