Hingga Kamis (11/9), pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Jayapura, Polairud Polres Jayapura, Polsek Depapre, keluarga korban, serta masyarakat sekitar. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu dan peralatan SAR air lainnya. “Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar korban segera ditemukan,” ujar Anton.
Musibah ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir agar mematuhi aturan wilayah tangkap ikan dan menghormati hak ulayat yang berlaku, demi menghindari konflik maupun kejadian serupa.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, objek delik aduan dalam pasal ini dibatasi secara ketat hanya pada lembaga negara…
Menurut pemerhati isu-isu militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, penyempurnaan…
‘’Kalau kami dari dewan melihat bahwa aksi pemalangan itu terjadi karena pemerintah kurang memberikan sosialisasi…
"Kritik-kritik tersebut, baik melalui media hiburan maupun fenomena sosial lainnya, merupakan catatan penting dan bahan…
Kapolsek mengatakan bahwa sebelum kejadian, aparat sempat memasuki area perang dan melakukan pembongkaran terhadap tenda-tenda…
Reformasi ini tidak hanya mengubah substansi tindak pidana, tetapi juga merevolusi cara negara memproses hukum…