Categories: BERITA UTAMA

Material Basah Ternyata Aktif Bergerak Jadi Kendala

Upaya Evakuasi Tujuh Pekerja Belum Membuahkan Hasil

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) menegaskan komitmennya untuk menyelamatkan tujuh pekerja yang terdampak aliran material basah (wet muck) di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC). Hanya hingga kini upaya tersebut belum juga membuahkan hasil.

Berdasarkan keterangan yang diterima, Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menegaskan bahwa seluruh sumber daya perusahaan difokuskan untuk memastikan keselamatan pekerja yang terjebak.

Dijelaskan, Tim Tanggap Darurat PTFI bekerja tanpa henti membuka akses ke lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan pekerja. Dengan mengerahkan alat berat, bor, hingga drone, tim berjuang menembus material basah yang masih aktif bergerak. Ini juga yang menjadi kendala karena material dalam kondisi basah dan aktif. Upaya itu juga dibarengi dengan pemulihan akses komunikasi di area terdampak.

Tony Wenas yang berada langsung di Tembagapura bersama jajaran direksi dan senior manajemen, menyampaikan bahwa keselamatan para pekerja adalah prioritas utama perusahaan.

“Saat ini, saya berada di Tembagapura, Papua Tengah, bersama dengan seluruh direksi senior management untuk memberikan dukungan penuh, support terhadap upaya penyelamatan ketujuh karyawan keluarga besar Freeport yang terjebak dalam insiden longsor lumpur biji atau wet mark yang turun dalam jumlah yang besar,” ujar Tony Wenas melalui video yang diterima Cenderawasih Pos, Jumat (12/9/2025).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

32 minutes ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

2 hours ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

3 hours ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

4 hours ago

500 Kendaraan Terjaring Operasi Patuh DLHK

  Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…

5 hours ago

Akhiri Antrean BBM, DPRP Beri Deadline Pertamina

DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…

6 hours ago