Yusuf menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan koordinasi antar-OPD pemungut dengan Bapenda. Jika target PAD bisa dicapai, Bappeda akan lebih leluasa menyusun rencana kerja daerah, termasuk memastikan pembayaran TPP 2026.
“Kalau target PAD tercapai, kita bisa menyusun rencana kerja pemerintah dengan lebih baik. Bapenda akan berperan sebagai penghasil PAD, sementara OPD lain ikut mendukung. Ditambah sumber pendanaan dari transfer pusat seperti dana Otsus dan DAK, maka Bappeda dapat memastikan program daerah berjalan, termasuk pembayaran TPP ASN,” tutur Yusuf optimistis.
Diakui, TPP ASN tidak semata-mata bergantung pada kebijakan pemerintah daerah, melainkan juga pada kinerja penerimaan PAD. Dengan kata lain, semakin optimal pemerintah daerah mengelola pajak dan retribusi, semakin besar pula peluang kesejahteraan ASN meningkat.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut (LALA) dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas II Jayapura Semuel…
Penyidik juga sebelumnya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi pasca kejadian tersebut. Ipda Teguh melanjutkan,…
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang…
Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…
Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…
Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…