Sementara itu, sopir Gran Max yang tidak memiliki SIM maupun STNK langsung diamankan oleh Satlantas Polres Jayapura untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Akibat kecelakaan ini, total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 40 juta”tuturnya.
Kasat Lantas Polres Jayapura menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Pihaknya juga kembali mengingatkan pentingnya kesadaran berkendara dengan aman serta tidak mengemudi dalam pengaruh alkohol, demi mencegah kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami terus mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama di malam hari. Jangan mengemudi dalam kondisi mabuk, karena hal ini sangat berbahaya dan bisa berujung pada kecelakaan serius,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk selalu melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm, dan mematuhi aturan lalu lintas guna menciptakan keamanan bersama di jalan raya.(ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…