

SENTANI- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE,M.Si meresmikan pemanfaatan Balai Adat Kampung Wasanggai, Distrik Kemtuk, Senin (10/2).
Dalam sambutannya, Bupati Matius meminta kepada pihak terkait supaya Balai Adat yang baru saja diresmikan itu dipergunakan sebaik-baiknya dan itu hanya digunakan untuk pengambilan keputusan yang berkaitan dengan masa depan dan keberadaan masyarakat adat di Kampung Wasanggai.
“Tempat ini akan menjadi tempat untuk pengambilan keputusan untuk masa depan masyarakat adat di sini,” kata Mathius Awoitauw kepada wartawan usai meresmikan Balai Adat Kampung Wasanggai, Distrik Kemtuk, Senin (10/2), kemarin.
Sehubungan dengan, itu kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura saat ini terus mendorong kampung adat supaya bisa diberdayakan kembali, disamping itu kampung adat juga harus disertai dengan balai adatnya.
“Bukan Balai Desa tapi parah parah adat. Sehingga semua keputusan penting di wilayah kampung itu, harus dilakukan di Balai Adat itu,” ujar mantan Ketua KPU Kabupaten Jayapura itu.
Dia berharap kepada kampung lain yang ada di Kabupaten Jayapura juga segera membangun Balai Adat atau Saliab, supaya masyarakat adat bisa menggunakan balai adat itu untuk kepentingan kampung.
Pada kesempatan itu, bupati juga berharap kepada masyarakat ada upaya dalam membangun Balai Adat perlu mempertimbangkan lahan yang luas atau halaman. Ini tujuannya untuk kepentingan lancarnya sebuah kegiatan yang berkaitan dengan adat istiadat di kampung masing-masing.
Sementara itu, Kepala Kampung Wasanggai, Distrik Kemtuk, Ayub Wasanggai mengapresiasi kehadiran Bupati Mathius yang sudah banyak memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat kampung terkait dengan upaya memajukan kampung itu kedepanya.
“Harapan kami setelah pemerintah membantu kami untuk membangun balai, kami di kampung ini harus lebih maju untuk kedepannya,”tambahnya. (roy/tho)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…