

Calon guru kontrak di Kabupaten Jayapura saat mengikuti tahapan seleksi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Rabu (8/2) kemarin. (FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI– Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pendidikan kembali merekrut guru untuk pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Perekrutan ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan tersebut untuk mengisi kekosongan guru, karena tenaga guru kontrak sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi P3K.
“Tahun ini kami membuka perekrutan dan penambahan guru kontrak. Guru kontrak kami yang ada saat ini sebanyak 425. Kemudian yang dinyatakan lolos P3K itu ada 134, sehingga kekurangannya itu kami harus merekrut kembali,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Eqberth Kopeuw, Rabu (8/2).
Diungkapkan, tahun lalu Pemerintah Kabupaten Jayapura telah mengangkat sebanyak 234 guru yang ditempatkan di berbagai wilayah di Kabupaten Jayapura. Itupun belum mencukupi kebutuhan guru di Kabupaten Jayapura. Bahkan lebih dari 300 tenaga guru juga masih dibutuhkan untuk mengisi kekurangan tersebut. Terutama di tingkat satuan pendidikan SD dan SMP termasuk SMA/ SMK.
“Yang sekarang mendaftar seleksi penerimaan guru kontrak ini akan mengikuti seleksi, jadi ada 134 orang guru yang kami butuhkan. Disesuaikan dengan pos anggaran yang ada,” ujarnya.
Dia mengakui cukup banyak peminat. Ini terlihat dari banyaknya pendaftar yang mengikuti seleksi. Namun karena adanya keterbatasan kuota penerimaan, sehingga pihaknya melakukan seleksi ketat untuk menjaring guru-guru yang akan ditempatkan di sejumlah wilayah di Kabupaten Jayapura.
“Kecenderungannya di sini ada satu mata pelajaran yang begitu banyak pendaftarnya, sedangkan yang dibutuhkan terbatas. Ada juga beberapa mata pelajaran yang jarang dan juga sedikit pendaftarnya. Hari ini pengumuman, nanti yang lolos akan ikut tes tertulis di SMP Negeri 2 Sentani,” imbuhnya.
Ditambahkan, setelah tes tertulis. mereka akan dites wawancara dan praktek mengajar. Dari jumlah pendaftar 460 sekian itu, hanya dibutuhkan sekitar 134 tenaga guru saja. (roy/ary)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…