Categories: BERITA UTAMA

Stop  Dengan Bahasa Menjadi Tuan di Negeri sendiri Jika Menjadi Pemalas

Pameran UMKM dan Pesta Rakyat Menjelang Pelantikan Pengurus DPD PDIP Papua

JAYAPURA –  Rangkaian Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daera (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Papua turut diisi sejumlah kegiatan seperti Pameran UMKM dan Festival Rakyat, serta seminar yang digelar di GOR Cenderawasih, Rabu (8/2) kemarin.

Beragam produk UMKM Papua dipamerkan di halaman GOR Cenderawasih, seperti kopi, makanan, souvenir Papua, noken dan lainnya.

Ketua DPD PDIP Papua Herry Ario Naap dalam sambutannya menyampaikan konstelasi kondisi sosial ekonomi budaya dan politik di Papua harus dilihat dalam sebuah kacamata  yang jelas.

“Papua harus kita bangun sebuah ekonomi kerakyatan yang matang bagi rakyat Papua. Dan hari ini kita harus benar benar memahami, membaca geopolitik  dan geoekonomi Papua dalam kehidupan kita dan PDIP hadir untuk menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Papua saat ini,” papar Herry.

Disampaikan, PDIP hadir dan ditugaskan oleh Ketua Umum PDIP bahwa yang pertama bagaimana membangun ekonomi kerakyatan dan upaya pencegahan stunting. Sebagaimana kata dia, angka stunting di Papua cukup meningkat.

“Khusus buat OAP kita punya laut yang luas dengan potensi kedaulatan maritim yang luar biasa, kita punya potensi tanah yang subur. Dan PDIP dalam tugas yang diamanatkan oleh Ketua Umum adalah bagaimana pencegahan stunting, meningkatkan ekonomi kerakyatan,” terangnya.

“Ini yang menjadi tugas kami selaku pengurus DPD PDIP bersama 9 DPC di wilayah Provinsi Papua,” sambungnya.

Selaku ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, Herry Ario mengajak untuk melangkah bersama untuk membangun bumi cenderawasih. Dan PDIP siap mendampingi, mengawal dan membina.

“Saatnya kita stop dengan bahasa menjadi tuan di negeri sendiri jika menjadi pemalas di negeri kita. Mau jadi tuan di negeri sendiri maka tinggalkan kebiasaan kita, berani  beradaptasi dan bertoleransi. Sebab kita hidup dalam bingkai NKRI,” ucapnya.

Dikatakannya, siapa yang tidak berani membuka diri dan menerima peradaban kebersamaan Kebhinekaan maka dialah yang akan menjadi orang tertinggal. Sehingga itu kata Herry,  seluruh kader PDIP tidak boleh esklusif dan tidak boleh menjadi orang yang tertutup.

“Mari melangkah bersama kita wujudkan generasi Papua yang mampu memiliki jiwa Entrepreneurship,” tegasnya.

Sebagaimana pesta rakyat juga diisi pameran UMKM  dan juga seminar digelar dalam rangka memperingati HUT PDIP  ke 50 tahun dan HUT Ketua Umum  PDIP Megawati Soekarno Putri serta dalam rangka pelantikan pengurus DPD PDIP Papua yang akan dilaksanakan pada Kamis (9/2). (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Statistik Berpihak ke Spanyol

Laga puncak ini mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. La Furia Roja -julukan Spanyol tampil…

3 hours ago

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

1 day ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

1 day ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

1 day ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

1 day ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

1 day ago