

Aktivitas jual beli di Pasar Pharaa Sentani, Jumat (4/4) kemarin. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Pasca Idulfitri sejumlah harga sembako dan komoditas pertanian masih terpantau stabil, dimana permintaan dan stok tetap terjaga.
Seperti yang diungkapkan Rita penjual komoditas pertanian di Pasar Pharaa Sentani, mengakui bahwa harga komoditas pertanian masih stabil sejak sebelum hingga sesudah Lebaran.
Bahkan pemerintah juga aktif memantau harga dipasaran, hal ini juga membantu menjaga pengendalian harga di pasaran.
Seperti halnya, cabai rawit Rp 70 ribu/kg, cabai keriting Rp 60 ribu/kg, tomat Rp 10 ribu/kg, bawang merah Rp 60 ribu/kg, bawang putih Rp 50 ribu/kg.
Sayuran seperti kol Rp 20 ribu/kg, kentang Rp 22 ribu/kg, wortel Rp 25 ribu/kg, buncis Rp 20 ribu/kg, sayur kangkung, sawi, bayam rata Rp 7 ribu- Rp 10 ribu/ikat.
“Permintaan saat ini sudah kembali normal, dibandingkan H-1 sebelum lebaran, untuk stok kami datangkan dari Sentani dan juga Pasar Youtefa,” jelasnya.
Sementara itu terkait harga sembako, Davit penjual sembako di Pasar Pharaa Sentani mengakui harga beras, gula pasir, tepung terigu hingga minyak goreng masih stabil.
“Beras Bulog Rp 15 ribu/kg, beras karung kuning Rp 16 ribu/kg, beras 99 Rp 18 ribu/kg, sedangkan untuk gula pasir Rp 20 ribu/kg, minyak goreng kita Rp 20 ribu/liter,” terangnya.
Sebelumnya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Keuangan Setda Kabupaten Jayapura, Delila Giyai menjelaskan terkait dengan pengendalian harga dipasaran Tim TPID selalu melakukan monitoring harga.
“Sebelum Idulfitri kami sudah melakukan sidag dengan tujuan menjaga kestabilan harga pangan dan kebutuhan bapok dipasaran,” terangnya.
“Hal ini guna menjaga pengendalian inflasi di Kabupaten Jayapura, sampai dengan saat ini dari data yang diperoleh harga-harga dipasaran masih tetap stabil,” pungkasnya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…