Selain memasang hydrant di lingkungan Pemkab Jayapura, Sekda juga akan membuat 3 bak besar di kompleks perkantoran Kantor Kabupaten Jayapura dan meminta supir Damkar maupun personel selalu standby. BPBD harus bisa mengatur pasukan untuk selalu siaga peralatan dan lainnya.
“Saya juga lakukan evaluasi terhadap BPBD yang membawahi Bidang Satpol PP Kabupaten Jayapura. Jangan BPBD hanya urus pasar saja dan proyek lainnya, tapi juga perhatikan skill dan kinerja personel di Damkar dan Sarpras apa saja yang dibutuhkan, sehingga bisa bekerja optimal,”ucapnya.
Diakui, peristiwa kebakaran beruntun ini begitu hebat dan kerugian materil tentu sangat besar, sehingga OPD yang kantornya terbakar diminta segera menginventarisir barang yang terbakar dan lainnya, supaya ada pendataan dan nilai nominal kerugiannya.
Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi membuat opini soal peristiwa kebakaran, karena ini menjadi ranahnya polisi dalam mengungkapkan kejadian dan diharapkan pihak kepolisian bisa mengungkap apa dibalik semua ini. Supaya publik tidak bertanya tanya dan membuat opini sendiri.(dil/ary)
Page: 1 2
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…