Selain memasang hydrant di lingkungan Pemkab Jayapura, Sekda juga akan membuat 3 bak besar di kompleks perkantoran Kantor Kabupaten Jayapura dan meminta supir Damkar maupun personel selalu standby. BPBD harus bisa mengatur pasukan untuk selalu siaga peralatan dan lainnya.
“Saya juga lakukan evaluasi terhadap BPBD yang membawahi Bidang Satpol PP Kabupaten Jayapura. Jangan BPBD hanya urus pasar saja dan proyek lainnya, tapi juga perhatikan skill dan kinerja personel di Damkar dan Sarpras apa saja yang dibutuhkan, sehingga bisa bekerja optimal,”ucapnya.
Diakui, peristiwa kebakaran beruntun ini begitu hebat dan kerugian materil tentu sangat besar, sehingga OPD yang kantornya terbakar diminta segera menginventarisir barang yang terbakar dan lainnya, supaya ada pendataan dan nilai nominal kerugiannya.
Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi membuat opini soal peristiwa kebakaran, karena ini menjadi ranahnya polisi dalam mengungkapkan kejadian dan diharapkan pihak kepolisian bisa mengungkap apa dibalik semua ini. Supaya publik tidak bertanya tanya dan membuat opini sendiri.(dil/ary)
Page: 1 2
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…