Categories: SENTANI

Jangan Biarkan Sampah Menumpuk di Pasar Pharaa

Tumpukan sampah di Pasar Pharaa Sentani, Selasa (5/1). Dinas terkait diminta segera menyikapi permasalahan sampah ini. ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Masalah sampah di kompleks Pasar Pharaa Sentani, sampai saat ini masih menjadi masalah yang dianggap cukup sulit untuk diatasi. Hal ini disebabkan proses pengangkutan sampah yang kurang lancar sehingga sering terjadi penumpukan sampah.

“Sampah di sini setiap hari pasti selalu ada, seharusnya tidak boleh sampai menumpuk. Setiap hari harus diangkut supaya tidak seperti ini,” ungkap Dorince, salah satu pedagang kaki lima yang berjualan di Pasar Pharaa Sentani ketika dikonfirmasi media ini, Selasa, (5/1) kemarin.

Dorince menyebutkan, masalah sampah ini sebenarnya tidak bisa menyalahkan masyarakat atau pedagang yang berjualan di pasar tersebut. Mestinya pemerintah sudah tahu ketika aktivitas tinggi di suatu tempat maka pasti sampah yang dihasilkan juga cukup banyak. Oleh karena itu, untuk mengimbangi hal itu, dinas teknis harus menyediakan tenaga khusus yang bertugas untuk membersihkan sampah dan mengangkut sampah setiap harinya.

“Selama ini sering kali sampah ini telat diangkut ke tempat pembuangan akhir. Kadang-kadang satu minggu baru diangkut satu kali,” ungkapnya

Oleh karena itu, dia berharap kepada pemerintah khususnya kepada instansi teknis terkait agar rutin mengangkut sampah yang ada di pasar itu. Bahkan pihaknya menyarankan, agar pengangkutan sampah di pasar itu menyiapkan armada khusus pasar. Sehingga ketika sampah yang ada di kontainer penuh maka langsung diangkut ke tempat pembuangan akhir.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

4 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

5 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

6 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

7 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

8 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

9 hours ago