

Para calon peserta didik baru di SMPN 1 Sentani saat berada di ruang kelas untuk mengembalikan berkas pendaftaran sebelum Kamis (4/7) ini dilakukan pengumuman PPDB di SMPN 1 Sentani, Rabu (3/7) kemarin. (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan SMPN 1 Sentani, Kabupaten Jayapura, dilakukan secara offline, dimana orang tua mengambil nomor antrian pendaftaran langsung ke sekolah.
SMPN 1 Sentani tidak melakukan PPDB secara online untuk membantu orang tua yang tidak memiliki handphone android atau tidak tahu caranya mendaftar secara online. Pernah dilakukan PPDB online namun banyak keluhan dari orang tua tidak bisa caranya dalam mendaftar secara online.
Kepala SMPN 1 Sentani, Kabupaten Jayapura melalui Ketua PPDB SMPN 1 Sentani, Ratna Irivianty mengatakan, PPDB di SMP Negeri 1 Sentani dilakukan secara offline dengan mengambil nomor antrian formulir pendaftaran yang dibuka selama dua hari dari Hari Senin hingga Selasa (2/7) lalu, setelah itu dilakukan tes baca tulis, dilihat nilai dari raport jumlah rata nilai di rapot dan nilai SKHU, serta dilihat dari zonasi calon peserta didik berdomisili, termasuk penerapan Afirmasi bagi OAP dan orang tua yang tidak mampu, prestasi serta indikator lain, sekalian dalam pengambilan berkas saat pendaftaran.
“Untuk kuota penerimaan sebenarnya kita hanya 300 peserta didik saja atau 9 rombongan belajar (Rombel). Banyak yang mendaftar dan ada keluhan dari orang tua maka ada penambahan kuota menjadi 320 orang peserta didik, walaupun yang mendaftar mencapai 422 orang dan ini akan diseleksi secara adil serta transparan,”ungkapnya, Rabu (3/7) kemarin disela sela penggembalian berkas formulir pendaftaran bagi calon peserta didik di SMPN 1 Sentani.
Lanjutnya, nanti pada hari ini, Kamis (4/7) ini, pihak sekolah akan mengumumkan siapa saja calon peserta didik di SMPN 1 Sentani yang lulus SMPN 1 Sentani lalu mengikuti persyaratan selanjutnya.
“Kami mengimbau orang tua peserta didik yang anaknya sudah didaftarkan secara off line di SMPN 1 Sentani, untuk mengikuti aturan yang ada, dimana jumlah PPDB hanya 320 orang. Jika nanti belum ada yang masuk diterima karena kapasitas sekolah yang tidak mungkinkan, tentu dimohon pengertian dan kerjasamanya untuk tidak sampai anarkis dan tetap legowo, karena masih ada sekolah lain dan dalam PPDB ini tentu sudah ada aturan,”tandasnya.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…