

Kondisi Motor Yamaha Vega R yang digunakan korban saat Lakalantas di daerah Asei Kecil dan kini sudah diamankan di Satlantas Polres Jayapura, Senin (3/6) kemarin. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI –Satuan Lantas Polres Jayapura masih melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan lalu lintas yang terjadi dekat Rumah Makan Cresto Resto, Kampung Asei Kecil, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (2/6) sekitar pukul 19.20 WIT
Dari kecelakaan lalu lintas tersebut, satu korbannya meninggal di tempat dan satunya dilarikan ke rumah sakit Dian Harapan akibat luka yang dideritanya.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Baharudin Buton saat diwawancarai wartawan Cenderawasih Pos membenarkan, telah terjadi laka lantas seperti yang disebutkan di atas, dimana saat itu kendaraan truk melindas kepala korban hingga meninggal dunia di tempat.
Dijelaskan, saat itu pengendara roda dua motor Yamaha Vega warna hitam yang dikemudikan oleh saudara LRT (21) bersama yang dibonceng MFI (15) melintas dari arah jalan Abepura menuju ke Sentani, namun setibanya di tikungan dekat RM Cristo Resto, Asei Kecil, diduga mengendarai dalam keadaan kencang dan hilang kendali, akhirnya motor oleng dan jatuh, menyebabkan keduanya terpental dan jatuh dari motor. Kebetulan dari belakang ada truk yang melintas dan tidak bisa menghindar, akhirnya ban truk tersebut melindas kepala LRT dan meninggal di tempat.
Sedangkan yang dibonceng saudara MFI (15) di bawa ke RS Dian Harapan mengalami sejumlah luka diantaranya ada luka pada tangan, luka sobek pelipis kiri, lecet pipi sebelah kanan. Sedangkan korban meninggal dunia di bawa ke RS Yowari Sentani.
“Dari keterangan saksi yang kami dapat pengendara sepeda motor roda dua Yamaha Vega hitam mengendarai dengan kecepatan tinggi dan akhirnya tidak bisa menguasai kendaraan dan jatuh lalu ada kendaraan truk di belakangnya. Karena jarak dekat tidak bisa menghindar akhirnya LRT terlindas kepalanya dan meninggal dunia di tempat,”ujarnya, Rabu (3/6) kemarin.
Dari kejadian tersebut, Satuan Lantas Polres Jayapura telah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi di tempat dan upaya lain melihat CCTV di dekat lokasi kejadian, karena memang kendala yang dihadapi jalan yang terjadi laka lantas sangat gelap dan minim penerangan.
“Pada saat kejadian tersebut memang ada saksi tapi karena kondisi malam dan minim penerangan jadi butuh dilakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa supir yang membawa truk tersebut,”ujarnya
Kasat Lantas berharap kepada masyarakat jika ada informasi terkait siapa pemilik truk dan sopirnya bisa disampaikan ke Satuan lantas Polres Jayapura untuk dilakukan penyelesaian terhadap kasus tersebut. (dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai…
Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi, menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama yang…
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Justice dan Peace menyambut baik putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi…
“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…
Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…
LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut…