

Benhur Tomi Mano saat pembukaan Pesta Rakyat Masyarakat Adat Kampung Yobeh, Jumat (31/7) (foto;Istimewa)
JAYAPURA–Benhur Tomi Mano, MM (BTM) menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung atau terbentangnya jalan, tetapi dari kemampuan masyarakat menjaga jati diri, budaya, dan nilai-nilai leluhur yang diwariskan kepada generasi berikutnya.
Pesan itu disampaikan BTM saat membuka Pesta Rakyat Masyarakat Adat Kampung Yobeh, Jumar (31/7). Menurutnya, pesta rakyat tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang untuk merawat peradaban masyarakat adat.
“Membangun gedung bisa dalam beberapa bulan, membangun jalan juga bisa dalam beberapa bulan. Tetapi membangun peradaban membutuhkan regenerasi. Dan peradaban selalu dimulai dari masyarakat yang menghormati budayanya sendiri,” tegas BTM.
Menurut BTM, merayakan budaya bukan hanya menampilkan tarian, musik, atau makanan tradisional, tetapi merayakan tetap hidupnya identitas masyarakat adat. “Selama bahasa ibu masih diajarkan kepada anak-anak, selama Ondofolo masih dihormati, dan masyarakat masih berkumpul dalam semangat persaudaraan seperti hari ini, maka harapan itu masih hidup. Sebuah bangsa mulai kehilangan masa depannya ketika ia mulai malu terhadap budayanya sendiri,” ujarnya.
BTM juga mengingatkan pentingnya generasi muda mengenal akar sejarah dan budayanya di tengah derasnya arus globalisasi. Ia menilai banyak anak muda kini lebih mengenal tokoh media sosial dibanding tokoh adat di kampungnya sendiri.
Page: 1 2
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Menurut Mathius, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi warga saat ini adalah bahan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…
Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…
Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…