

Dua pesawat Trigana yang akan bertolak ke Bandara Tolikara, beberaoa waku lalu. (foto:Humas Bandara Sentani For Cepos)
SENTANI – Kendati mengalami “kerugian” atas terhentinya penerbangan Jayapura-Wamena, namun Trigana Air tetap mendukung penuh kebijakan Pemkab Jayawijaya.
“Trigana Air selalu mendukung kebijakan pemerintah setempat, apalagi jika tujuannya adalah untuk kebaikan bersama dan keberlangsungan pemerintahan,” ujar Budiono, Sales Manager Trigana Air Jayapura, Jumat (1/8).
Budiono mengungkapkan, akibat penutupan bandara, pihaknya harus membatalkan tiga kali penerbangan pulang-pergi (PP) dengan total sekitar 360 penumpang batal terbang. Tak hanya itu, 12 jadwal penerbangan kargo dengan estimasi muatan 180 ton barang juga ikut tertunda.
“Tidak adanya aktivitas penerbangan di bandara Wamena, Trigana Air sendiri batal mengangkut penumpang 3x PP, penumpang batal 120 orang x 3 PP, Flight untuk cargo 12 flight tidak terbang 12 x 15 ton,”ujarnya.
“Kami percaya, stabilitas dan kedamaian daerah adalah fondasi utama untuk kelancaran bisnis, termasuk penerbangan. Maka kami siap berkontribusi sesuai peran kami,” tambah Budiono.
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…