

Penjual atribut kemerdekaan mengatur barang dagangannya di Sentani, Jumat (1/8). (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI -Penjualan atribut kemerdekaan dalam menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT ) ke-80 Kemerdekaan RI tahun 2025 di Kabupaten Jayapura semakin sepi. Hal ini dikatakan salah satu penjual atribut keder Asep saat diwawancarai wartawan Cenderawasih Pos, di Sentani, Jumat (1/8).
Asep mengaku, ia datang dari Jawa Barat untuk pertama kalinya berjualan atribut kemedekaan di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Dengan ikut bos yang memiliki barang dagangan. “Saya pertama kali ini baru jualan di Kabupaten Jayapura, tahun 2024 saya jualan di Makassar sepi, jadi saya coba jualan di sini,”katanya.
Diakui, memang penjualan atribut kemerdekaan seperti bendera mereka putih, umbul umbul dan aksesoris lainnya tidak seperti dulu, apalagi di Jawa sudah parah karena kalah dengan penjualan secara online.
Oleh sebab itu, ia mencoba keberuntungan nasib dengan menjual di Papua, yang mana ia melihat permintaan saat ini masih sepi, namun ia optimis masih bisa laku.
Page: 1 2
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…