

Penjual atribut kemerdekaan mengatur barang dagangannya di Sentani, Jumat (1/8). (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI -Penjualan atribut kemerdekaan dalam menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT ) ke-80 Kemerdekaan RI tahun 2025 di Kabupaten Jayapura semakin sepi. Hal ini dikatakan salah satu penjual atribut keder Asep saat diwawancarai wartawan Cenderawasih Pos, di Sentani, Jumat (1/8).
Asep mengaku, ia datang dari Jawa Barat untuk pertama kalinya berjualan atribut kemedekaan di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Dengan ikut bos yang memiliki barang dagangan. “Saya pertama kali ini baru jualan di Kabupaten Jayapura, tahun 2024 saya jualan di Makassar sepi, jadi saya coba jualan di sini,”katanya.
Diakui, memang penjualan atribut kemerdekaan seperti bendera mereka putih, umbul umbul dan aksesoris lainnya tidak seperti dulu, apalagi di Jawa sudah parah karena kalah dengan penjualan secara online.
Oleh sebab itu, ia mencoba keberuntungan nasib dengan menjual di Papua, yang mana ia melihat permintaan saat ini masih sepi, namun ia optimis masih bisa laku.
Page: 1 2
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…