Selain padi, lahan di Kampung Lapua juga berpotensi untuk pengembangan kakao, kopi, dan sayur-mayur. Tahun ini, pemerintah kampung menargetkan panen sekitar 2 ton beras. Tokoh pemuda sekaligus petani padi ladang, Carles Irwa, menyambut baik program ini.
“Kami bersyukur dengan adanya lumbung padi di Kampung Lapua. Harapan kami ke depan lahan bisa ditambah, agar manfaatnya semakin besar bagi masyarakat,” katanya.
Langkah ini sejalan dengan misi Bupati dan Wakil Bupati Jayapura untuk menghidupkan kembali sektor pertanian di wilayah Grime Nawa. Meski dengan keterbatasan anggaran, Kampung Lapua membuktikan semangat membangun dari potensi lokal. Dukungan bibit unggul, alat modern, dan pendampingan program menjadi kunci agar Lapua bisa tumbuh sebagai sentra padi ladang baru di Kabupaten Jayapura dan contoh nyata ketahanan pangan daerah.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…
ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…
Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…