Selain padi, lahan di Kampung Lapua juga berpotensi untuk pengembangan kakao, kopi, dan sayur-mayur. Tahun ini, pemerintah kampung menargetkan panen sekitar 2 ton beras. Tokoh pemuda sekaligus petani padi ladang, Carles Irwa, menyambut baik program ini.
“Kami bersyukur dengan adanya lumbung padi di Kampung Lapua. Harapan kami ke depan lahan bisa ditambah, agar manfaatnya semakin besar bagi masyarakat,” katanya.
Langkah ini sejalan dengan misi Bupati dan Wakil Bupati Jayapura untuk menghidupkan kembali sektor pertanian di wilayah Grime Nawa. Meski dengan keterbatasan anggaran, Kampung Lapua membuktikan semangat membangun dari potensi lokal. Dukungan bibit unggul, alat modern, dan pendampingan program menjadi kunci agar Lapua bisa tumbuh sebagai sentra padi ladang baru di Kabupaten Jayapura dan contoh nyata ketahanan pangan daerah.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…