

Warga Merauke saat menyerbu untuk membeli telur ayam yang disediakan di GPM. Sayang sebagian warga tidak mendapatkan bagian karena telur ayam yang disediakan terbatas. (foto:Sulo/Cepos )
MERAUKE– Dalam rangka menekan gejolak harga dan menjaga pasokan beras, Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di pusatkan di Kantor Kelurahan Karang Indah Merauke, Sabtu (30/8).
Pemprov Papua Selatan menggandeng Perum Bulog Merauke untuk menyiapkan beras SPHP, minyak goreng dan gula pasir. Ditambah dengan telur ayam.
Dari pantauan media ini, masyarakat menyerbu untuk membeli telur ayam yang disediakan. Pasalnya, telur ayam yang dijual di GPM tersebut lebih murah yakni hanya Rp 50.000/rak sementara di pasar dengan ukuran yang sama sudah dijual dengan harga Rp 75.000. Bahkan, banyak warga yang sudah antri tidak kebagian.
‘’Untuk telur, ada subsidi yang diberikan pemerintah Provinsi Papua Selatan,’’ kata Asisten II Setda Papua Selatan Sunarjo.
Sementara untuk beras SPHP, Bulog menyediakan sebanyak 2 ton. Dimana setiap warga hanya diperbolehkan membeli 2 karung ukuran 5 kg atau 10 kg dengan harga Rp 60.000/karung.
Page: 1 2
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…