Categories: SENTANI

Bupati: TPP ASN Jayapura Baru Dianggarkan Kembali pada 2026

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura memastikan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jayapura baru akan kembali dianggarkan pada tahun anggaran 2026.

Kepastian ini disampaikan menyusul masih adanya pertanyaan dan keresahan ASN terkait tidak dibayarkannya TPP hingga akhir tahun 2025.

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menjelaskan bahwa tidak adanya pembayaran TPP pada tahun 2025 disebabkan karena komponen tersebut tidak tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat dirinya mulai menjabat.

“Waktu saya dilantik, TPP tidak masuk dalam APBD 2025. Kondisi keuangan kita memang berat. Bukan hanya Kabupaten Jayapura, tetapi secara nasional. Jadi memang tidak ada pos anggaran untuk membayar TPP tahun ini,” ujar Yunus Wonda, belum lama ini.

Ia mengakui, kondisi fiskal daerah pada tahun 2025 cukup memprihatinkan akibat sejumlah faktor, seperti menurunnya transfer dana dari pemerintah pusat, meningkatnya kebutuhan belanja daerah, serta penyesuaian anggaran terhadap program-program prioritas.

Meski demikian, Bupati menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Ia telah menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar dalam pembahasan Rancangan APBD 2026, anggaran TPP kembali dimasukkan sebagai salah satu komponen belanja wajib.

“Saya sudah minta agar dalam pembahasan APBD berikutnya, TPP harus dimasukkan kembali. Ini penting karena TPP merupakan hak ASN dan berkaitan langsung dengan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

1 hour ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

2 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

3 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

4 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

5 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

6 hours ago