Categories: SENTANI

Lima Kali Ajukan Aksi, PRP Selalu Gagal Beraksi

SENTANI-Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen mengatakan, belakangan ini terhitung sudah lima kali, kelompok yang menyebutkan dirinya sebagai Petisi Rakyat Papua (PRP) mengajukan izin untuk melaksanakan aksi demonstrasi. Namun dari kelima rencana aksi itu, tak satupun yang direstui  polisi.

AKBP Fredrickus menyebutkan karena kelompok tersebut tidak bisa memenuhi persyaratan yang diminta pihak kepolisian.”Mereka mengajukan izin, namun setelah diteliti ada beberapa kekurangan-kekurangan,”ujarnya.

Tercatat dari lima kali pengajuan rencana aksi itu, belum sekalipun PRP terlihat turun ke jalan, khususnya di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura. Dimana  Wilayah Sentani merupakan salah satu titik kumpul dari kelompok itu,  yang disebutkan dalam setiap rencana aksi yang dilakukan.

Meski tidak pernah terlihat turun ke jalan, rencana tersebut disikapi secara tegas oleh aparat keamanan baik Polri maupun TNI. Pasukan keamanan itu beberapa kali terlihat bersiaga di sejumlah titik di Kota Sentani. Pihak keamanan tentu tidak mau ceroboh, aksi atau suara penolakan Otsus dan DOB itu justru diboncengi oleh kepentingan lain yang bertentangan dengan konstitusi dan kedaulatan negara.

Terbaru, aksi yang dilakukan Jumat (29/7),  ratusan personel aparat keamanan gabungan baik TNI maupun Polri melakukan  siaga di seputar Kota Sentani Kabupaten Jayapura,  untuk mengantisipasi terjadinya aksi demonstrasi yang dimotori oleh Kelompok Petisi Rakyat Papua.

Berdasarkan pantauan Cendrawasih Pos, Jumat  (29/7) sejak pagi ratusan personel aparat gabungan TNI-Polri itu sudah bersiaga di sejumlah titik di Kota Sentani yang dianggap menjadi tempat atau titik kumpul dari masa yang akan melakukan aksi demo tersebut.

Namun demikian tak ada satupun masa dari kelompok PRP itu yang melaksanakan orasi terkait dengan penolakan UU  Daerah Otonomi Baru Papua dan Undang-undang Otsus Jilid 2, seperti yang disebarkan oleh pihak PRP sebelumnya.

Kapolres Jayapura AKBP, Fredericus Maclarimboen, sebelumnya mengatakan, pihaknya memastikan tidak akan memberikan izin terhadap kelompok PRP itu meskipun mereka sudah melakukan izin untuk melaksanakan aksi tersebut.  Polisi telah mengendus bahwa aksi itu sarat kepentingan karena diyakini aksi itu cenderung dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap konstitusi negara.

“Terkait dengan aksi tanggal 29 ini seperti sebelum-sebelumnya tetap kita mengantisipasi dengan kegiatan kepolisian seperti  preventif, untuk bagaimana mencegah dan menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Jayapura” ujar AKBP Fredeickus Maclarimboen.

Pantauan media ini sejumlah anggota ini disiagakan di Jalan Sosial Sentani, Depan Jalan Masuk Bandara Sentani dan sejumlah personil juga melakukan patroli di Kota Sentani. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

11 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

12 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

13 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

15 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

16 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

17 hours ago