Categories: SARMI

Minat ke SRMA 42 Sarmi Tinggi, Tapi Hanya untuk Siswa Pra-Sejahtera

SARMI-Minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 42 Sarmi cukup tinggi. Sejak dibuka, permintaan dari orang tua yang ingin memasukkan anaknya ke sekolah ini terus meningkat.

Kepala SRMA 42 Sarmi, Yenita Ira, mengatakan banyak masyarakat yang secara ekonomi sudah mapan juga ingin menyekolahkan anak mereka di sekolah tersebut.

“Kami memahami antusiasme masyarakat. Tapi sekolah ini memang dikhususkan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu,” kata Yenita di Sarmi, Senin, (15/9).

Menurut Yenita, daya tarik utama sekolah ini terletak pada fasilitas yang disediakan. Selain pembelajaran formal, siswa juga mendapatkan makan dan minum secara gratis, seluruhnya ditanggung oleh negara. Sejumlah sarana pendukung pun masih terus dibenahi agar proses belajar semakin nyaman.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Dari Lab Sederhana di Dok II, Lahir Harapan Baru Tenaga Kesehatan Papua

“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…

54 minutes ago

Film Pesta Babi Bikin Publik Bertanya, Ada Apa dengan Papua?

Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…

2 hours ago

LBH Papua: Dogiyai Berdarah, Pelanggaran HAM Berat!

LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut…

3 hours ago

Di Sentani, Pejalan Kaki Tewas Akibat Tabrak Lari

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan,melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan korban…

4 hours ago

Lagi, Kantor Distrik Sentani Dipalang

Lagi-lagi Kantor Distrik Sentani di palang oleh pemilik hak ulayat,mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura harus…

5 hours ago

Pertanyakan Kinerja Penyidik dan BPK yang Beri Opini WTP Kota Jayapura

Perkara yang menyeret mantan Bendahara SMA Negeri 4 Jayapura Parmi Milka Mugiutomo, sebagai terdakwa utama…

6 hours ago