Aksi palang kantor itu sempat membuat aktivitas pemerintahan terganggu. Beberapa pegawai memilih menunggu di luar area kantor hingga situasi mereda. Meski berlangsung damai, para honorer menegaskan bahwa aksi serupa akan terus dilakukan sampai ada kepastian resmi dari pemerintah daerah.
Masyarakat menilai langkah pemerintah kabupaten terlalu lamban dan terkesan abai terhadap nasib tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Kritik pun bermunculan, meminta agar Bupati Sarmi segera turun tangan langsung dan memberikan kejelasan sikap, bukan sekadar janji tanpa realisasi.(vic/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jayapura, Asep Khaled, menjelaskan bahwa perencanaan…
Kata Slamet, yang menarik adalah Distrik Mimika Baru sebagai salah satu distrik yang terletak di…
Mengetahui cara menghilangkan cegukan dengan cepat adalah hal yang penting, terutama jika cegukan terus muncul…
“Kami telah menjalani verifikasi dari tim provinsi. Tahun ini Kabupaten Jayapura kembali mendapatkan pendampingan tim…
Dalam keterangannya, Dosen Kesehatan Masyarakat itu menjelaskan faktor-faktor yang berperan dalam menyumbangkan polusi laut ada…
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polkam Kolonel Infanteri Honi Havana menyampaikan bahwa informasi…