

Proses penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Mimika, Kamis (11/12). (Foto: Humas Polsek Mimika Baru).
MIMIKA – Kasus tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Jalan Busiri Ujung, Mimika, pada 12 Oktober lalu telah naik tahap II. Proses penyerahan tersangka berinisial PY alias Epen (50) beserta barang bukti ini berlangsung pada Kamis 11 Desember 2025 dan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha.
Dalam proses ini, polisi juga menyertakan sejumlah barang bukti berupa 1 buah pisau sangkur dengan panjang 30 cm.
Tahap II kasus Penganiayaan ini didasari oleh surat dari Kejaksaan Negeri Mimika bernomor B-2488A/R.1.19/Eoh/11/2025 yang menyatakan tentang pemberitahuan berkas perkara telah lengkap (P-21).
Kanit Reskrim Ipda Teguh menjelaskan proses Tahap II ini berjalan lancar berkat koordinasi dan komunikasi yang baik antara Polsek Mimika Baru dengan pihak Kejaksaan Negeri Mimika.
“Proses penyerahan Tersangka dan Barang Bukti ini berjalan lancar berkat kerjasama tim dan tingkat koordinasi serta komunikasi yang baik dengan pihak Kejaksaan Negeri Mimika” kata Ipda Teguh, dalam keterangan yang diterima media ini, Jumat (12/12).
Sementara itu, Kapolsek Mimika Baru AKP Putut Yudha Pratama, membenarkan proses penyerahan Tersangka dan Barang bukti terkait dengan kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Busiri ujung dan hal tersebut sesuai dengan prosedural yang berlaku.
“Setelah proses ini, kami akan terus mengawal proses hukum ini hingga tuntas,” kata Kapolsek.
Atas perbuatannya Tersangka PY alias Epen dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…