

Wakil Bupati Sarmi, Hj.Jumriati didampingi kadisdukcapil Sarmi dalam kegiatan launching program pace K'ladi di salah satu sekolah di Sarmi, Selasa (12/8). (foto:Robert Mboik Cepos)
SARMI-Pemerintah Kabupaten Sarmi resmi meluncurkan program Pace K’ladi (Pelayanan Cepat KIA Langsung Jadi), Selasa, (12/8), di SD Inpres Mararena, Distrik Sarmi Kota. Program ini menjadi langkah awal pelayanan perekaman dan pencetakan KIA secara langsung di sekolah-sekolah, tanpa harus menunggu proses di kantor Dukcapil.
Wakil Bupati Sarmi, Jumriati, SH, mengatakan, penerbitan KIA sangat penting untuk memastikan setiap anak memiliki identitas resmi sejak dini. Dengan identitas ini, anak-anak dapat lebih mudah mengakses berbagai layanan publik, seperti kesehatan, pendidikan, dan perbankan.
“KIA adalah dokumen penting bagi anak-anak kita. Melalui program ini, perekaman dan pencetakan dilakukan langsung di tempat, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu lama,” ujar Jumriati dalam sambutannya.
Program Pace K’ladi merupakan hasil kerja sama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sarmi, serta dukungan berbagai pihak terkait.
“Kami mengapresiasi sinergi antara Dukcapil, Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan orang tua murid. Pelayanan ini gratis dan mudah diakses. Kami mengajak seluruh orang tua untuk segera mengurus KIA anak-anaknya, sekaligus menyosialisasikan program ini ke masyarakat luas,” tambahnya.
Page: 1 2
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…