

Pertemuan PJ Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo, SH, MH bersama Mentri Mentri Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Bahlil Lahadalia (FOTO:Dok Kominfo)
WAMENA – Guna terus mendorong potensi Pertanian di 8 Kabupaten di wilayah Lapago, Pemprov Papua Pegunungan melakukan pertemuan dengan Mentri Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Bahlil Lahadalia hal ini dilakukan guna merencanakan program pengembangan potensi alam di bidang pertanian.
Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo, SH , MH di sela –sela pertemuan dengan Menteri Investasi dan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) RI, di Jakarta.
Menyatakan Pertemuan itu dilakukan untuk membicarakan tentang pengembangan potensi sumber daya alam di Papua Pegunungan, khususnya potensi sumber daya pertanian yang dimiliki masyarakat pada 8 Kabupaten di Provinsi tersebut.
“Untuk memajukan ekonomi dan mensejahtrakan ekonomi rakyat Papua Pengunungan harus kita wujudkan impian masyarakat selama ini terpendam di benak mereka dan selama ini masyarakat Papua Pengunungan ingin maju di bidang ekonomi pertanian,”ungkapnya sabt (28/10)melalui rilis dari Kominfo Papua Pegunungan.
Kondomo mengatakan, seluruh potensi pertanian yang ada di Papua Pegunungan harus bisa difasilitasi oleh pemerintah agar masyarakat bisa mandiri. Potensi itu berupa pertanian kopi, buah merah, madu, ubi jalar, sayur-sayuran serta potensi pertanian lainnya.
Page: 1 2
Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan operasi tersebut dipimpin Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk.…
Pengamat ekonomi sekaligus Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan dampak…
“Kenapa yang dibahas hanya pesta babi di Merauke? Kenapa tidak melihat Sumatera Selatan yang kami…