

bencana tanah longsor yang terjadi di Distrik Welesi beberapa minggu lalu
WAMENA –Korban bencana longsor akui Pemerintah telah melakukan Pendataan terhadap korban Bencana alam banjir dalam Kota Wamena maupun bencana tanah longsor yang terjadi di Distrik Welesi beberapa minggu lalu, hal ini dilakukan agar bantuan yang bakal disalurkan oleh pemerintah nantinya bisa tepat sasaran
Salah satu pemilik kebun Mama Lalogosa Elopere, mengaku bahwa longsor terjadi selama dua hari yakni sejak Selasa (16/17/2024) kemarin, sehingga di tiga lokasi kebun miliknya yang tanami ratusan tanaman ubi, sayur-mayur dan puluhan keladi miliknya tertimbun longsor tanpa ada sisa sedikit’pun.
“Saya punya tanaman ubi, sayur -mayur dan keladi itu di lokasi pertama dan kedua sudah memasuki umur 6 bulan siap panen dan rencananya mulai Minggu depan sudah mau panen tapi semuanya longsor kasih rata dengan tanah semua namun ini sudah terdata oleh BPBD Kabupaten Jayawijaya,” ungkapnya Sabtu (27/4) kemarin
Sama halnya salah satu korban mama Nani Lanny juga mengalami hal yang sama, ia mengaku bahwa sejumlah kebun miliknya yang di tanami ubi, sayur -mayur dan tebu sekitar 10 beden miliknya jadi sasaran utama longsor.
“Karena kebun saya itu ada titik utama longsor jadi semua tanaman saya hancur tidak ada sisa, saya punya tanaman ini baru umur 5 bulan sedikit lagi sudah mau panen tapi gagal panen akibat longsor ini,” kata mama Lanny.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…