

Petugas Disnakerindag bersama Anggota Polres Jayawijaya saat memberikan pengarahan kepada warga di Pasar Potikelek untuk bersama-sama menjaga keamanan dalam pasar itu, Senin, (28/8), kemarin. (FOTO:Denny/ Cepos)
Wamena-Kepolisian Resor Jayawijaya bersama Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangangan (Disnakerindag) Kabupaten Jayawijaya mengimbu kepada masyarakat di Pasar Potikelek Wamena, Kabupaten Jayawijaya agar bersama –sama menjaga stabilitas keamanan di tempat tersebut agar masyarakat bisa berbelanja di sana dengan aman.
Imbauan itu disampaikan langsung oleh Kepala Disnakerindag Kabupaten Jayawijaya, Dr. Lukas Kossay, SE, MM dan Kapolsek Wamena Kota, AKP Najamudin, SH untuk mengajak masyarakat menjaga keamanan di areal pasar sehingga aktivitas jual beli dapat berjalan.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan, pihaknya membekap Disperindagkop untuk memberikan imbauan agar aktivitas jual beli di Pasar Potikelek bisa kembali berjalan normal.
“Tanggung jawab keamanan di Pasar Potikelek bukan hanya menjadi tugas Polri, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Peran masyarakat sangat penting untuk bisa menjaga keamanan, sehingga roda perekonomian di pasar dapat berjalan dengan normal,” ungkapnya, Senin (28/8), kemarin.
Kata Kapolres, pasar merupakan tempat pertemuan antara penjual dengan pembeli yang sama –sama saling membutuhkan antara satu dengan lainnya, sehingga sudah sepantasnya bersama –sama menjaga keamanan dalam pasar tersebut.
Sementara itu, Kepala Disnakerindag Jayawijaya, Dr. Lukas Kosay ,SE,MSi mengucapkan terima kasih atas dukungan Polres Jayawijaya dalam setiap kegiatan yang dilakukan di masyarakat, khususnya di Pasar Potikelek, sebab masih ada kekhawatiran di kalangan pedagang dan pembeli untuk beraktivitas di Pasar Potikelek terkait banyaknya orang mabuk.
“Jika keamanan di pasar terganggu maka akan menimbulkan inflasi dan ini harus kita tangani dengan memberikan jaminan keamanan bagi aktivitas jual beli di Pasar Potikelek,”bebernya.
Lukas menegaskan, pasar dibangun Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bukan untuk digunakan sebagai tempat menjual atau mengkonsumsi Miras, pasar ini dibangun untuk menunjang perekonomian masyarakat yang membawa hasil kebunnya untuk dijual.(jo/tho)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…