

General Manager PT. Cenderawasih Air, Jefri Wattimuri saat melihat dokumen persiapan penerbangan perdana ke Karubaga, di Kantor Jalan Camat Lama Jabaso Sentani, Senin, (28/6).
TOLIKARA- Cenderawasih Air melakukan penerbangan perdana ke Karubaga, ibukota Kabupaten Tolikara, Senin (27/6). Penerbangan perdana itu dilakukan usai penandatanganan MoU antara pihak Cenderawasih Air dan Pemkab Tolikara, di Sentani, Jumat (10/6).
GM PT. Cenderawasih Air, Jefry Wattimury ketika ditemui di Bandara Sentani saat penerbangan perdana mengatakan, melalui kerjasama dengan Pemkab Tolikara, pihaknya melayani penerbangan bersubsidi rute Sentani-Karubaga PP dengan jadwal 2 kali seminggu.
“Penerbangan Sentani-Karubaga dilakukan Senin dan Kamis. Harga tiket Sentani-Karubaga Rp 300 ribu dan Karubaga-Sentani Rp 600 ribu. Harga tersebut belum termasuk airport tax dan over bagasi. Kepada setiap penumpang diberikan free bagasi 10 Kg,” ujar Jefry Wattimury.
Dikatakannya, saat ini tiket dijual di Kantor PT. Cenderawasih, Jalan Kantor Camat Lama Yabaso Sentani. Selain rute Sentani-Karubaga, Cenderawasih Air juga akan melayani penerbangan ke beberapa distrik di Tolikara, yakni Distrik Kanggime, Mamit dan beberapa distrik lainnya.
“Untuk rute penerbangan ke distrik, kami masih mengkaji dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara,”tandasnya.
Dikatakan, penerbangan subsidi Cenderawasih Air ke Tolikara merupakan bentuk dukungan dalam meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Tentu untuk ke depannya, banyak hal yang akan kami tingkatkan guna meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, dan juga tetap mengedepankan komunikasi yang baik dengan Pemkab melalui dinas terkait, akan sangat membantu kami dalam penerbangan bersubsidi menjadi lebih terukur,”jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, saat penandatanganan MoU antara Pemkab Tolikara dan PT. Cenderawasih Air, Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE.,M.Si dalam sambutannya mengatakan, jangkauan penerbangan baik dari Sentani ke Tolikara maupun dari Kota Karubaga ke distrik-distrik, sangat jauh dengan biaya atau tarif yang mahal. Oleh karena itu, Pemkab Tolikara mengambil kebijakan subsidi penerbangan agar mempermudah pelayanan bagi masyarakat.
“Subsidi hanya untuk masyarakat kurang mampu seperti petani dan mereka yang memiliki penghasilan tidak tetap. Bagi pejabat dan para pegawai tetap membayar sesuai tarif. Saya minta pihak PT. Cenderawasih Air untuk kontrol hal ini,” ujar Bupati Usman G. Wanimbo.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Ronal Panjaitan mengatakan, Kabupaten Tolikara memiliki medan wilayah yang sulit dijangkau. Jarak antara distrik juga berjauhan. Berdasarkan kondsi tersebut, Bupati Usman G. Wanimbo mengambil kebijakan subsidi transportasi bagi masyarakat.
“Kami selaku dinas terkait akan mengawal secara baik program ini, agar apa yg diharapkan bapak bupati dapat terwujud yakni untuk melayani masyarakat,” kata Ronal Pandjaitan.(Diskominfo Tolikara)*.
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…