

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi saat menyerahkan bantuan kepada warga Kampung Elarek di Kantor Distrik Walaik, Sabtu, (27/5). (Denny/ Cepos)
WAMENA–Rencana untuk merelokasi 14 bangunan yang terdiri dari 1 kantor kampung, 1 gereja dan 12 rumah warga yang tertimpa bencana longsor, pekan lalu, masih menunggu kesiapan dari warga sekitar.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, Msi menyatakan, rencana relokasi ini sebenarnya sudah dibicarakan dengan masyarakat untuk melakukan pembangunan bersama, tidak hanya dari pemerintah semata, saat ini pemerintah masih menunggu kesiapan dari masyarakat untuk menyiapkan kayu yang akan digunakan.
“Relokasi bangunan dan perumahan masyarakat di Kampung Elarek, Distrik Walaik ini dilakukan secara swadaya, masyarakat menyiapkan bahan lokal dan pemerintah siapkan barang dari toko dan tim akan masuk lakukan pembangunan,” ungkapnya, Sabtu (27/5).
Menurutnya, pemerintah juga akan menyiapkan tukang untuk melakukan relokasi 12 bangunan rumah warga, 1 gereja dan 1 kantor kampung. Relokasi ini bukan berbentuk proyek, namun hanya swadaya pemerintah dengan masyarakat.
Bupati Banua berharap, masyarakat secepatnya menyediakan kayu agar rencana relokasi ini bisa segera dilakukan.(jo/tho)
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…
Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…
"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…
Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…