

Anggota Polres Jayawijaya saat melakukan evakuasi jenazah Salmon Alua, di Jalan Safridarwin, Sabtu, (26/3). (FOTO: Denny/ Cepos)
Keluarga Tidak Izinkan Otopsi, Diduga Meninggal Karena Sakit*
WAMENA—Polres Jayawijaya belum dapat menyimpulkan penyebab kematian Salmon Alua (50), seorang ASN Yalimo, karena keluarga tidak mengizinkn untuk dilakukan visum atu otopsi bagian dalam, hanya visum luar saja.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Muh. Safei. AB, SE mengatakan, saat korban ditemukan oleh masyarakat dan selanjutnya melaporkannya kepada kepolisian, memang korban sudah tidak bernyawa dan dalam posisi terlentang seperti orang tertidur. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan TKP, tidak ada hal yang menimbulkan kecurigaan adanya kekerasan terhadap korban.
“Setelah jenazah dibawa ke RSUD Wamena, hanya dilakukan pemeriksaan visum luar, yang ditemukan dari jenazah tersebut, hanya sebuah HP, anggota kemudian menghubungi salah satu nomor dalam HP itu, dan yang angkat ternyata anak korban, tapi posisinya di Jayapura,”ungkapnya, Senin (28/3) kemarin.
Menurutnya, dari keterangan anak korban barulah bisa terungkap identitasnya, dan dihubungkan dengan keluarga korban yang ada di Kurulu.
“Visum dalam itu perlu persetujuan dari keluarga, kalau keluarga tidak mengizinkan maka kita tidak bisa melakukan visum dalam, sementara untuk visum luar sudah kita lakukan dan tidak ada temuan kekerasan kepada korban,”jelasnya.
Ia juga menyatakan, jenazah korban sudah diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan atau perabuan di kampung halamannya. Pihak keluarga juga menerima, sehingga dugaan yang bersangkutan meninggal karena sakit, namun belum bisa dipastikan sakit apa.
“Kita menduga yang bersangkutan meninggal dunia karena sakit , namun kita belum tahu sakit apa yang dideritanya,”bebernya.
Keterangan warga yang ada di sekitar tempat penemuan jenazah tersebut juga menyatakan tidak pernah mendengar adanya keributan di daerah itu sejak malam hingga pagi hari, bahkan hanya merasa kaget ketika mendengar ada jenazah di jalan Safridarwin Wamena.
“Lokasi Jalan Safridarwin, salah satu wilayah yang padat penduduk, namun sebelum jenazah ini ditemukan, warga tidak mendengar adanya keributan sama sekali,”pungksnya.(jo/tho)
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…