“Jadi dari penelusuran kita di lapangan rata -rata untuk beras bulog ini harganya tinggi antara Rp 26.000 sampai dengan Rp 30.000 Per Kg itu dipasar baru, sedangkan harga beras di wilayah pusat Niaga seperti jalan irian harga beras jauh lebih murah dengan harga Rp 25.000 per Kg,”katanya.
Ia mengakui hasil rapatnya dengan forkopimda untuk beras bulog itu di harga Rp 13.500 per kg itu mau dan tidak mau harus tetap menerapkan harga itu, sehingga untuk menerapkan satuan harga di pasar pedagang harus memahami situasi yang ada sekarang sehingga harus ada penyetaraan harga barang di pasaran.
“Kami yakin harga yang ada di pasar misi Wouma dan pasar Sinakma juga pasti berdeda, ini terbukti dari dua pasar yang kami sudah turun untuk melakukan pengecekan harga barang sebelumnya, sehingga untuk menyamakan harga pasar itu harus mengikuti satuan harga yang dikeluarkan Pemkab Jayawijaya,” katanya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…