

Wakapolres Jayawijaya AKP. Albertus Mabel, S.IK memberikan imbauan kepada masyarakat di Pasar Wouma dan pertigaan Pikhe - Jalan JB Wenas Wamena Kamis (26/3) (foto:Denny/ Cepos)
Dalam KRYD di Pasar Wouma dan Pertigaan Pikhe
WAMENA – Guna meningkatkan keamanan di wilayah hukum Polres Jayawijaya, dilakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat tan membawa alat tajam seperti parang, panah, kapak saat beraktifitas di dalam Kota Wamena.
Wakapolres Jayawijaya AKP. Kompol Albertus Mabel, S.IK menyatakan larangan untuk tidak membawa alat tajam dalam kota ini sudah diberlakukan dalam kurun waktu yang lama, namun masih ada saja warga yang membawa alat tajam saat melakukan aktifitas di Kota Wamena, oleh karena itu, hari ini dilakukan patroli di Wouma dan Pikhe.
“Seringnya membawa alat tajam masuk kedalam Kota Wamena membuat warga yang lain merasa terancam, di sisi lain alat tajam ini menjadi akses tindakan kriminal apabila yang sudah dipengaruhi miras, sehingga kami tegas melakukan razia alat tajam ini,”ungkapnya Kamis (26/3).
Untuk hasil dari kegiatan Rutin yang ditingkatkan kata Mabel, 4 unit kendaraan roda dua yang tanpa surat -surat dan kelengkapan kendaraan lainnya, alat tajam berupa 7 buah parang, 12 pisau, dua katapel dan sebungkus narkotika jenis ganja yang dikemas dalam plastik bening besar.
“Dengan temuan ini untuk kegiatan patroli rutin yang ditingkatkan ini akan terus dilakukan setiap hari dan memberikan imbauwan kepada masyarakat apabila ada warga yang membawa alat tajam maka akan disita oleh Polres Jayawijaya,”katanya
Menurutnya, untuk kendaraan yang disita karena tidak membawa surat -surat kepemilikan motor berupa STNK, atau BPKB.
“Di sini saya tegaskan apabila kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan ditemukan maka, kami akan tahan kendaraan tersebut,”ujarnya.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…