Categories: PEGUNUNGAN

Situasi Pandemi, Dilarang Ganti Pejabat

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua   mengungkapkan bahwa  dalam situasi pandemi Covid -19 seperti ini, pemerintah di daerah telah mendapat instruksi dari pusat untuk tak boleh melakukan pergantian pejabat dan pelantikan apapun itu. Karena itu, Pemda Jayawijaya belum bisa melakukan pergantian struktural dalam organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungannya.

Bupati Jhon Richard Banua, SE, MSi (FOTO:Denny/ Cepos)

   Menurut Bupati Jhon, beberapa waktu lalu memang ada sekelompok massa yang datang untuk menyampaikan aspirasi, salah satunya melakukan perolingan kepala pimpinan OPD di lingkungan pemda Jayawijaya yang saat ini kebanyakan masih berstatus Plt. , namun untuk situasi pandemi covid -19 ini, pihaknya belum bisa melakukan itu.

  “Ada instruksi dari Presiden jika dalam situasi seperti ini pemerintahan di daerah tak boleh melakukan pergantian pejabat atau pelantikan apapun sementara waktu,”ungkap Bupati Jhon,  Sabtu (25/7) kemarin.

   Bupati juga menegaskan bahwa untuk pelantikan pejabat Esalon II di lingkungannya, pihaknya tak bisa asal langsung memberhentikan seorang pejabat dari jabatannya, itu ada mekanismenya. Artinya dalam menempatkan satu pejabat di lingkungan tertentu harus lebih dulu dilakukan test kepada calon yang dianggap mampu.

   “Selain melakukan test golongan dari seseorang yang mengikuti seleksi, juga harus diperhitungkan karena itu merupakan aturan yang baru, kalau dulu–dulu kita main copot sana  dan sini, siapa saja bisa menduduki jabatan,”tegas Jhon Banua.

   Jhon Banua mengaku dalam menentukan pejabat Esalon II akan ada tahapan yang dilakukan sesuai proses melalui Badan Kepegawaian daerah (BKD) Jayawijaya sehingga ada tim seleksi yang didalamnya akan melibatkan pihak Pemprov Papua untuk melakukan test kepada ASN yang dinilai memenuhi syarat untuk menduduki satu jabatan Esalon II.

  “Jadi siapa yang mempunyai nilai tinggi dan bisa untuk menduduki jabatan itu semua berdasarkan hasil test yang dilakukan, bukan hanya main copot dan langsung dillantik untuk menduduki jabatan esalon II,”katanya.

   Sementara untuk jabatan eselon III dan IV, lanjut Bupati, pemerintah dalam waktu dekat akan segera merapatkan untuk melihat jabatan –jabatan Eselon III dan IV yang kosong untuk diisi, dan saat ini sesuai komitmennya jabatan ini akan lebih diprioritaskan kepada anak –anak putra daerah.

   “Ada banyak anak daerah dari Lembah Baliem, baik itu laki-laki dan perempuan yang pantas untuk menduduki satu jabatan, ini sesuai dengan komitmen kami saat melakukan kampaye politik,”bebernya. (jo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Tak Kunjung Dibayar, Guru PAUD Demo di DPRK Jayapura

Para guru yang tergabung dalam Forum Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini…

51 minutes ago

Disayangkan, Perlakuan Oknum Taksi Bandara Cek Ponsel Penumpang

Salah seorang warga Kota Jayapura, Silas menyayangkan perlakuan kurang menyenangkan saat berada di kawasan Bandara…

2 hours ago

Nekat Menjambret, Dua Pelajar Dibekuk Tim Resmob

"Modus yang digunakan pelaku yakni menabrak korban hingga terjatuh, kemudian mengambil handphone milik korban dan…

3 hours ago

Wali Kota Abisai Rollo Raih Gelar Doktor, Diwisuda Bersama 873 Lulusan Uncen

Universitas Cenderawasih (Uncen) menggelar Wisuda Program Doktor, Program Magister, Program Sarjana, dan Program Diploma Periode…

4 hours ago

Bahan Pokok Alami Kenaikan Harga, Polres Keerom lakukan Sidak

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny Sohilait, bersama personel Unit…

5 hours ago

Kekerasan di Tanah Papua Mengarah ke Kejahatan Kemanusiaan

-Rumah Solidaritas Papua menyoroti meningkatnya eskalasi kekerasan dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat…

6 hours ago