

Petugas saat berhasil menggerebak tempat pembuatan Miras lokal di salah satu rumah warga di Kimaam, Senin, (26/6), kemarin. (FOTO:Humas Polres Merauke for cepos)
MERAUKE– Petugas Polsek Kimaam melalui Bhabinkamtibmas dan Intelkam Polsek Kimaam melakukan razia Minuman Keras (Miras) lokal di Kampung Kimaam, Senin (26/6). Razia yang dilakukan ini atas informasi dari masyarakat tentang adanya warga yang memproduksi Miras lokal dan telah meresahkan warga setempat.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Bhabinkamtibmas Kampung Kimaam, Aipda Nicodemus Mayer bersama Kanit Intelkam Polsek Kimaam membenarkan razia yang dilakukan di Kampung Kimama tersebut, Senin (26/6).
‘’Razia ini dilakukan atas informasi warga adanya produksi minuman keras lokal di salah satu rumah warga berinisial K di Kampung Kimaam,’’ katanya. Atas informasi itu, petugas langsung melakukan pengecekan dan benar menemukan adanya produksi Miras lokal berupa Sopi sebanyak 30 liter.
‘’Masyarakat melapor karena karena sering terjadi keributan yang dipicu orang-orang yang sudah dalam pengaruh Miras,’’ jelasnya.
Minuman keras lokal yang disita dari rumah K tersebut merupakan minuman keras oplosan yang dibuat dari permentasi fernipan, gula pasir dan air kelapa dalam sebuah dandang ukuran besar sebanyak 30 liter.
“Kita juga melakukan razia ini untuk mengantisipasi jelang hari Bhayangkara ke-77 di wilayah hukum Polsek Kimaam untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman di kampung dan mengurangi angka kriminalitas yang sering terjadi karena bersumber dari Miras ,”tandasnya. (ulo/tho)
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…
Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…
Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…