

Korban pembunuhan bernama Yance Marian saat diperiksa oleh Tim medis RSUD Wamena di Ruang Jenazah, Minggu, (24/4). (foto: Denny/ Cepos )
WAMENA—Polres Jayawijaya masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan terhadap Yance Marian (28), yang jenazahnya dibuang di Jembatan Pikhe Minggu malam.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Muh Safei AB, SE menyatakan, pihaknya baru meminta keterangan awal dari saksi pertama yang menemukan korban di bawah jembatan.
“Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus ini dengan mengambil keterangan dari saksi -saksi yang pertama kali menemukan korban di bawah Jembatan Pikhe” ungkapnya, Selasa (25/4) kemarin.
Menurutnya, saat penemuan korban, ditemukan juga sebilah pisau, di mana pihaknya mencurigai, pisau tersebut yang digunakan pelaku menghabisi korban dengan luka tikaman di bagian huluh hati, bagian bagian kanan.
“Semua yang kita dapati di lapangan selain korban, ada beberapa barang yang diamankan untuk mencari tahu siapa pelakunya,”jelasnya.
Sementara ini jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemakaman, setelah itu, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kepada keluarga korban guna menggali kasus ini lebih jauh.
“Kami perlu mengetahui sebelum korban keluar rumah, apa yang disampaikan, korban ini memiliki musuh atau tidak, semua harus jelas agar ada titik terang untuk mengungkap kasus pembunuhan ini,”bebernya.
Pihaknya berharap dari keluarga korban bisa memberikan keterangan kepada kepolisian untuk mengungkap kasus ini, atau mencari tahu siapa pelakunya agar diproses sesuai hukum yang berlaku.(jo/tho)
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…