Categories: PEGUNUNGAN

APBD Perubahan 2024 Ditetapkan DPRD Puncak, Belanja Daerah Rp 1,8 T

ILAGA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Puncak menetapkan Raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2024 sebagai Perda.

Persetujuan itu ditandai dengan penyerahan materi hasil sidang dari Ketua DPRD Puncak Lukius Newegalen kepada Penjabat Bupati Puncak Nenu Tabuni, di aula gedung DPRD Puncak, Rabu (25/9/2024) pukul 17.00 WIT.

Rapat paripurna yang dihadiri Penjabat Bupati Puncak Nenu Tabuni ini, berdasarkan laporan Sekretaris Dewan, sebanyak 17 anggota dewan hadir dan 8 tidak hadir.

Ketua DPRD Puncak, Lukius Newegalen dalam sambutannya berharap dalam penyerapan anggaran APBD yang dilakukan oleh OPD (Organiasi Perangkat Daerah), harus dilaksanakan dengan baik, karena tinggal tiga bulan lagi tutup tahun anggaran 2024.

“Selain itu dewan menyampaikan masih kurangnya penyerapan anggaran oleh beberapa OPD, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik. Berkaitan dengan hal tersebut dewan meminta agar dinas dan badan yang penyerapan anggarannya masih di bawah 60 persen untuk segera meningkatkan kinerjanya, mengingat sisa waktu tiga bulan dalam tahun anggaran ini,” pinta Lukius Newegalen.

“Saya juga berharap semua anggaran agar cepat direalisasikan mengingat Pemilukada sudah dekat di bulan November akan datang,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

6 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

7 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

8 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

9 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

10 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

11 hours ago