Menurutnya saat ini dari masyarakat suku Walak bersama pemerintah daerah, Pemprov Papua Pegunungan, 64 kepala kampung yang ada di Walak, para kepala distrik, anggota DPRD orang Walak, para kader dan semua tokoh masyarakat bersama LMA Jayawijaya telah bersepakat dan nyatakan sikap bahwa miras dan komsumsi ganja dicabut.
Sementara itu Sekretaris daerah Kabupaten Jayawijaya Thonny M. Mayor, Spd, MM mengatakan atas nama pemerintah daerah berterima kasih dan mengapresiasi kepada semua masyarakat Walak yang ada di Jayawijaya karena bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan baik dan aman.
“Hari ini suku Walak telah membuat suatu kesepakatan yang sangat baik yakni untuk mendukung pemerintah dalam hal pemberatasan miras dan ganja yang telah di tanda tanggani secara resmi dari kita semua”, katanya
Ia berharap Semoga komitmen untuk kebaikan bersama ini bisa terjaga dan bisa di rawat agar masyarakat bisa melakukan aktivitas dengan baik dan tenang di wilayah ini, melalui surat pernyataan yang cukup keras tersebut masyarakat bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk menjaga situasi Kamtibmas di Jayawijaya.
“Kita pemerintah ini punya kewajiban untuk melindungi dan mengayomi karena amanah yang diberikan oleh masyarakat kepada kita, baik di pemerintahan eksekutif dan pihak keamanan serta pihak -pihak terkait dapat berkalaborasi untuk membangun daerah ini,”beber Sekda Jayawijaya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada upacara dan seremoni tahunan. Di Papua, tantangan…
Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kota Jayapura. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota…
"Rencana aksi hari ini sebenarnya mungkin ada hal-hal yang kurang menyenangkan di hati beberapa orang…
Kegiatan yang diikuti para kepala daerah dari berbagai kota di kawasan Indonesia Timur tersebut menjadi…
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…