Sementara itu kepala dinas pendidikan kabupaten Jayawijaya Natalis Mumpu menyampaikan apresiasi dan berterima kasih atas kepedulian dari kepala BPMP Provinsi Papua bersama rombongannya yang telah datang berkunjung guna untuk memberikan bantuan sekaligus melihat langsung atas kondisi sekolah bagi anak -anak pengungsi Nduga yang ada di Sapalek Napua.
Mumpu menjelaskan bahwa jumlah siswa yang ada di bawah naungan (YP3) Sapalek yakni untuk TK/Paud sebanyak 179 siswa, SD 308 siswa, dan SMP 47 siswa dari semuanya merupakan anak-anak pengungsi dari Nduga yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
“Dari ratusan siswa yang ada ini mereka belajar dalam keadaan darurat dengan segala keterbatasan mulai dari fasilitas sekolah, fasilitas bangunan sekolah serta jumlah tenaga pengajar hanya ada sekitar belasan saja, maka di butuhkan dukungan serta suport dari berbagai pihak terutama dari pemerintah pusat sampai daerah,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…
“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…
Menyambut musim Ibadah haji atau Hari Raya Iduladha, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesannya,…
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…