Categories: PEGUNUNGAN

Empat OPD Prioritas Segera Dibentuk

Guna Mendukung Pemerintahan di Provinsi Papua Pegunungan

WAMENA– Pemprov Papua Pegunungan bakal segera membentuk 4 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mendukung program prioritas dan layanan prioritas dari provinsi yang baru dilahirkan dari Provinsi Papua.

   Penjabat Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Dr. Sumule Tumbo, SE, MM mengatakan, untuk memulai pemerintahan, maka ada 4 OPD prioritas yang akan dibentuk, diantaranya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bppeda), Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), 4 OPD ini memiliki peran penting mengawali pemerintahan ini.

   “Ada 4 OPD prioritas yang kita akan bentuk untuk mengawali pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,” ungkapnya Selasa, (22/11), kemarin.

Sumule menyatakan, OPD prioritas terlebih dulu adalah Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) yang berfungsi membuka rekening kas daerah untuk menampung hibah dan APBD mini dari dana perimbangan pemerintah pusat, kemudian Bappeda yang melakukan perencanaan pembangunan, baik jangka menengah dan jangka panjang, kemudian BKD yang akan melakukan pemetaan ASN untuk ditempatkanm sesuai kemampuannya di masing -masing OPD.

“Sementara untuk Kesbangpol yang nantinya merumuskan jumlah anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, jumlah perwakilan Provinsi Papua Pegunungan yang akan mengisi kursi di DPR RI, DPD RI,” jelasnya.

Ia juga menyatakan, untuk mengisi jabatan ini, pihaknya harus melihat dan ikuti perkembangan yang ada dan disinkronkan dengan keputusan Pj Gubernur, ini dilakukan agar mendukung jalannya proses pemerintahan yang baru di Provinsi Papua Pegunungan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

“Nanti kita lihat keputusan Penjabat Gubernur Provinsi Papua Pegunungan seperti apa untuk membentuk 4 OPD prioritas ini, saya di sini membantu beliau untuk menjalankan pemerintahan yang baru ini,”kata Sumule Tumbo.

Ia menyatakan, anggaran Provinsi Papua Pegunungan untuk 2022 ini memang tersisa 1 bulan menggunakan dana hibah dari 8 kabupaten yang telah dituangkan dalam MoU beberapa waktu lalu, dimana untuk satu kabupaten menghibahkan Rp 10 miliar secara bertahab dalam APBD perubahan dan APBD induk mereka.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Tinggi Minat Orang Tua, Penerimaan Murid Baru Terkendala Fasilitas Gedung

  Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…

9 hours ago

Mendagri Canangkan Program Bedah Rumah Serentak di Kampung Mosso

   Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…

15 hours ago

23 Rumah Warga Akan Direhabilitasi

   Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…

16 hours ago

Pemprov dan Pemkot  Diminta Tindak Lanjuti Gerakan Indonesia Asri 

  Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…

17 hours ago

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

23 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

24 hours ago