Categories: PEGUNUNGAN

Masih Banyak Masyarakat yang Bawa Alat Tajam

Kapolres Jayawijaya Sebut yang Kedapatan Bawa Miras Langsung Ditindak, yang Bawa Alat Tajam, Disita

WAMENA– Polres Jayawijaya terus melaksanakan Operasi Zebra Cartenz 2024, adapun yang menjadi perhatian yakni alat tajam, miras, dan barang berbahaya lainnya. Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasi Humas Ipda M. Suryanto menyatakan bahwa dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas menjelang Pilkada di Kota Wamena, Polres Jayawijaya rutin menyelenggarakan razia terhadap masyarakat yang membawa alat tajam di dalam kota.

“Ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang resah akan banyaknya masyarakat yang masih membawa alat tajam ke dalam kota yang dapat menimbulkan terjadinya gangguan keamanan,”ungkapnya Senin (21/10) di Wamena

Ipda Suryanto juga mengimbau kepada  masyarakat untuk tidak membawa alat tajam pada saat berpergian atau jalan-jalan ke kota karena dapat membahayakan orang lain maupun diri sendiri.

Sementara dalam kegiatan razia tersebut pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti sebanyak 20 alat tajam berupa parang dan pisau.  “Kami berhasil amankan alat tajam sebanyak 20 bilah yang terdiri dari parang dan pisau, semuanya kita akankan di Polres Jayawijaya, razia ini dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan menjelang pelaksanaan pilkada diwilayah hukum Polres Jayawijaya,” jelasnya

Kasi Humas Polres Jayawijaya juga menambahkan upaya melakukan razia terhadap sajam dan miras yang sering kali dibawah oleh masyarakat dalam beraktifitas juga untuk memberikan penekanan terhadap angka kriminalitas di Jayawijaya, sebab diketahui bersama, kriminalitas yang terjadi di wilayah Jayawijaya hampir semuanya di sebabkan karena miras.

“Kebanyakan yang memicu adanya kriminalitas saat warga sudah dipengaruhi miras lalu membawa alat tajam, ini sering kali berakibat fatal, oleh karena itu kita akan terus melakukan penekanan terhadap miras dan sajam,” tegasnya.

Menurutnya, untuk razia ini  personel polres Jayawijaya tak hanya fokus di satu tempat saja, namun juga akan berpindah tempat dengan melihat situasi yang ada, artinya razia ini tak hanya diposisikan di jalan saja namun juga di tempat keramaian.

“Dalam Razia ini kita lebih mengedepankan persuasif, artinya apabila ada warga yang membawa sajam, saat dilakukan pemeriksaan, maka kita hanya data dan mengamankan sajam tersebut, berbeda dengan miras apabila ada warga yang kedapatan membawa miras maka akan dilakukan penindakan hukum,”tutup Suryanto. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Nasib Rahmad Darmawan Ditentukan Pekan Depan

Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…

16 hours ago

Lagi, 7 Jenazah Korban Jembatan Roboh Ditemukan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…

17 hours ago

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara Polri Transparan

Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…

18 hours ago

Siap Bentuk Mutiara Digital di Batas Kota, Melawan Keterbatasan dengan Prestasi

Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…

19 hours ago

Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…

20 hours ago

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

21 hours ago