

Petugas Kebakaran bersama Aparat Kepolisian dan warga saat berupaya memadamkan Api yang membakar 6 Unit Ruko di Jalan Irian Atas Wamena, Jumat (20/10). (foto:Denny/ Cepos
WAMENA-Enam unit ruko yang terletak di Jalan Irian Atas Wamena dilaporkan terbakar pada Jumat (20/10) siang. Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik yang menyambar ke BBM yang disimpan dalam ruko tersebut, sehingga api dengan cepat menyebar dan menghanguskan bagunan.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran yang terjadi di Jalan Irian Wamena yang mengakibatkan 6 unit Ruko hangus terbakar. Meski upaya pemadaman sudah dilakukan melalui 3 unit mobil pemadam kebakaran yang dibantu mobil tangki air dari Pikeyro dan Aquen.
“Saat mendapat informasi adanya kebakaran personel, kami sudah langsung turun ke lapangan guna melakukan pengamanan dan membantu untuk memadamkan api bersama dengan tim pemadam kebakaran dan warga sekitar,” ungkapnya kemarin.
Kapolres menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari kulkas yang korsleting kemudian keluar asap dari kulkas tersebut, saksi dan beberapa orang berusaha memadamkan api, namun karena kulkas tersebut berdekatan dengan BBM, sehingga api semakin membesar dan merambat ke bangunan yang lain.
“Api berhasil dipadamkan dengan mengerahkan 3 Unit Mobil Damkar dan 2 Unit Mobil Tangki air, sedangkan dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa,” jelas Kapolres.
Kapolres juga menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan serta olah TKP terkait peristiwa tersebut dan akibat kejadian tersebut, sedangkan untuk kerugian material diperkirakan mencapai Rp 2 Miliar.
“Untuk Ruko yang terbakar ada tiga unit yang dihuni, sedangkan tiga Ruko lainnya dalam keadaan kosong atau belum ada penyewa,”bebernya.
Ia juga menambahkan jika pihaknya akan memanggil para saksi untuk meminta keterangan terkait dengan insiden kebakaran ini, sementara aparat kepolisian belum bisa untuk melakukan olah TKP lantaran bangunan tersebut masih panas.
“Untuk memastikan keterangan dari korban, kami masih harus melakukan olah TKP terlebih dulu apakah benar api berasal dari sebuah korsleting listrik lemari es atau ada unsur lain ,” tutupnya. (jo/tri)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…