Categories: PEGUNUNGAN

Pemprov Papua Pegunungan Bakal Tinjau Kembali TPP ASN

Gubernur Papua Pegunungan Sebut Pemberian TPP Disesuaikan Kemampuan Daerah

WAMENA – Pemprov Papua Pegunungan bakal meninjau kembali tunjangan dari Tambahan Pengasilan Pegawai (TPP) yang selama ini diterima oleh Aparatur Sipil Negera (ASN) guna memastikan kebijakan ini sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.

Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) John Tabo,SE, MBA,  menyatakan akan meninjau kembali Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara di Papua Pegunungan. lantaran telah mendengar ada sejumlah pegawai yang melakukan mogok kerja.

“Kami akan meninjau kembali TPP ASN di Papua Pegunungan untuk memastikan kebijakan ini sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah,”ungkapnya usai tiba di Jayapura Senin (21/4) kemarin.

Menurutnya, penentuan TPP ASN Papua Pegunungan mulai Tahun 2025 ini harus sesuai dengan kemampuan anggaran, analisis kebutuhan lainnya serta regulasi daerah, Ia juga mengaku  telah mendengar ada sejumlah pegawai melakukan mogok kerja dengan alasan pemotongan TPP.

“Saya sangat kecewa dengan sikap tersebut, karena sebagai seorang pegawai mereka seharusnya memberikan teladan yang baik bagi masyarakat,”ujarnya

Mantan Bupati Mamberamo Raya dan Tolikara menegaskan, sikap mogok kerja seperti itu tidak dapat diterima. Sebab sikap tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai kepegawaian yang baik, Perjalanan 2 tahun pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan telah menerapkan keputusan besaran TPP ASN.

“Pada awalnya, pembayaran TPP dengan nilai besar karena belum adanya lembaga-lembaga lain yang mendukung kegiatan pemerintahan,”bebernya

John Tabo juga menambahkan, saat ini sudah ada DPRP, kepala daerah definitif, dan Majelis Rakyat Papua yang mendukung kegiatan pemerintahan. Selain itu, juga terjadi pemangkasan anggaran dari pusat yang membuat TPP harus disesuaikan.

“Wajar saja jika TPP berkurang pada tahun ini. Saya minta kepada semua pegawai untuk memahami situasi ini dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan kegiatan pemerintahan,” Tegas Tabo

Ia juga meminta ASN menunjukkan kemampuan melaksanakan tugas dengan baik meskipun dengan kemampuan anggaran yang masih terbatas, agar upaya pemerintah untuk membangun Papua Pegunungan kedepannya bisa dilaukan dengan baik. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Tak Ada Budidaya, Populasi Udang Selingkuh Semakin Berkurang

Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…

7 hours ago

Banyak Masyarakat NTT Berkontribusi di Papua Selatan

Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…

8 hours ago

Medical Klinik Pertama Milik OAP Kini Hadir di Merauke

Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…

9 hours ago

Sempat Ditungggu Habiskan Makan, Satu Anggota KKB Intan Jaya Dibekuk

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…

10 hours ago

Perkembangan Teknologi dan Sistem Transportasi Tak Bisa Dibendung

Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…

11 hours ago

DPRP Papeg Minta Maaf Tidak Turun Langsung Ke Masyarakat Dalam Situasi Konflik

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…

12 hours ago