Categories: PEGUNUNGAN

Larang Demo Tutup Bandara Wamena

AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM ( foto: Denny/ Cepos )

WAMENA-Rencana aksi demo menuntut penutupan Bandara Wamena yang rencananya digelar, Senin (23/3) hari ini, untuk  menyikapi pencegahan virus corona, nampaknya tak direstui kepolisian. Pasalnya, kegiatan yang mengumpulkan massa saat ini dilarang karena berpotensi untuk menyebarkan virus tersebut.  

   Kapolres Jayawijaya AKBP.Dominggus Rumaropen mengaku pihaknya sudah mengumpulkan mereka yang merencanakan aksi demo menutup  bandara untuk penanganan virus Corona. Menurutnya, Bandara Wamena ini  merupakan objek vital untuk menunjang berbagai aktifitas publik di Pegunungan Tengah.

  “Jayawijaya merupakan pintu masuk ke Pegunungan Tengah Papua, sehingga saya harap masyarakat tetap tenang, kelompok yang ingin melakukan demonstrasi untuk menutup bandara tak usah melakukan hal tersebut, sebab tentu punya dampak yang luas,”ungkap Kapolres kepada Cenderawasih Pos, Minggu (22/3).

  Jika tetap memaksakan untuk aksi demo, Kapolres mengaku telah menyiapkan kekuatan mengantisipasi, agar  aktifitas penerbangan bisa berjalan seperti biasa. Menurut Kapolres, pencegahan virus corona ini bukan dilakukan sengan cara demonstrasi, karena pemerintah sudah melakukan upaya -upaya di setiap Bandara termasuk di Bandara Wamena.

  “Pimpinan daerah   dari tingkat provinsi sampai kabupaten/kota sudah memikirkan masalah ini lebih dulu dan melakukan pencegahan penyebaran virus corona dan saat ini ada libur selama 14 hari sehingga jangan ada kumpul -kumpul massa,”kata Rumaropen.

  Menurut Mantan Kapolres Mamberamo Raya, dalam masa libur 14 hari ini, sebaiknya digunakan untuk tinggal di rumah , berkebun karena udaranya sehat dan bersih serta tak bersentuhan dengan orang lain. Hal ini tentunya  jauh dari ancaman virus corona, dibandingkan dengan mengumpulkan masa. Jadi apa yang menjadi aspirasi dan pemikiran bisa disampaikan ke pemerintah saja tanpa harus demo.

   “Saya tidak mengizinkan (demo) itu, kalau ada yang melakukan (demo) kami akan mengambil langkah -langkah kepolisian,”jelas Kapolres. (jo/tri) 

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

11 minutes ago

Komisi III DPRP Audiens dengan Manajemen RSUD Merauke

Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…

1 hour ago

Kapolda Papua Tengah Dorong Pemkab Intan Jaya Bangun Mapolres

Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…

2 hours ago

Kepiting Bakau Timika Ekspor Perdana ke Malaysia

Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…

3 hours ago

Stama Ops Polri Soroti CCTV dan Minimnya Steward

Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…

4 hours ago

Tindak Tegas Anggota yang Langgar Prosedur

Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…

5 hours ago