

BIAK- Jumlah dosen dengan statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di perguruan tinggi swasta (PTS) di diwilayah Papua dan Papua Barat masih sangat terbatas. Bahkan jika dibandingkan dengan jumlah perguruan tinggi yang ada jumlah dosen jauh dari harapan, karena jumlahnya sangat terbatas.
Koordinator Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat Dr. Suriel S. Mofu, S. Pd. , M. Ed. , TEFL. , M. Phil (Oxon) mengungkapkan hanya 103 dosen dengan status sebagai ASN di 64 PTS yang ada di wilayah Papua dan Papua Barat saat ini. Rata-rata dosen yang mengejar di semua PTS tersebut statusnya dosen yayasan atau honorer, sedangkan status ASN sangat terbatas.
Terkait dengan itu, maka menurutnya, setidaknya LLDikti Wilayah XIV Papua dan Papua Barat masih membutuhkan 700-an dosen dengan status ASN. Untuk itu, maka tahun 2020 ini LLDikti Wilayah XIV akan mengajukan permohonan perekrutan dosen dengan status ASN ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
“Kami akan usulkan supaya kebutuhan 700 dosen status ASN di PTS yang ada di wilayah Papua dan Papua Barat mendapat perhatian dari Kemendikbud, kami usulkan supaya diadakan perekrutan dosen status PNS dimaksud,” kata Surel Mofu kepada Cenderawasih Pos.
Menurutnya, di sejumlah PTS dosen-dosen yang mengajar lebih banyak pegawai di sejumlah pemerintah daerah setempat disamping itu juga ada dosen diangkat oleh masing-masing yayasan.
“Kami akan minta ke Kemendikbud supaya ada alokasi penerimaan dosen status PNS ke wilayah Papua dan Papua Barat, ini penting dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di sector pendidikan, khususnya lagi dalam menciptakan sumber daya berkualitas di sejumlah PTS,” tandas mantan Rektor Universitas Negeri Papua ini.(itb/tri)
Pengawasan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Energi dan…
Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…
Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…
Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…
Karnaval yang diikuti berbagai instansi dan paguyuban Nusantara ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat…
Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…