

Proses pembukaan palang yang dilakukan sekelompok masyarakat dari Kabupaten Mamberamo Tengah di ruas Jalan Trans Papua, Kamis, (20/4), kemarin. (FOTO: Denny/ Cepos)
Tiga Pelaku Penganiyaan Masih Terus Dikejar
WAMENA–Pemalangan jalan Trans Papua oleh sekelompok warga dari Kabupaten Mamberamo Tengah, akhirnya dibuka setelah aparat TNI/Polri melakukan koordinasi dengan keluarga korban penikaman.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan, dari hasil mediasi yang dilakukan pihaknya di lokasi pemalangan, diperoleh kesepakatan bahwa pihak keluarga korban menuntut keluarga pelaku untuk membayar sebesar Rp 500 juta untuk kedua korban penganiayaan.
“Setelah disepakati antara kedua belah pihak, palang akhirnya dibuka dan arus lalu lintas kembali normal. Untuk proses penyelesaiannya, masyarakat meminta diselesaikan di TKP, namun kami meminta agar permasalahan tersebut diselesaikan di Polsek Kurulu,” ungkapnya, Kamis (20/4), kemarin.
Kapolres mengimbau kepada pihak keluarga pelaku serta para tokoh dapat untuk kepolisian mencari ketiga pelaku penganiayaan untuk diproses hukum.
“Kami harapkan bantuan dari para tokoh adat, agama, masyarakat untuk membantu menangkap 3 pelaku yang melakukan aksi kekerasan, termsuk mencari tempat pembuatan dan penjualan Miras lokal di wilayah ini,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kabag Ops Polres Jayawijaya, AKP Komarul Huda SH menambahkan, aksi pemalangan jalan oleh keluarga korban penganiayaan di Jalan Trans Jayapura, Distrik Libarek, akhirnya dibuka kembli setelah berunding dengan kepala distrik dan kepala kampung, dan akhirnya keluarga korban bersedia membuka palang jalan tersebut.(jo/tho)
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…