

Penyelesaian denda: Pihak pelaku sedang menyerahkan uang Rp 105 juta dan babi 20 ekor dan diterima pihak korban, disaksikan aparat keamanan, pemerinta, DPRD, kepala suku dan tokoh agama di Lapagan Merah Putih Karubaga, Sabtu (19/3).
KARUBAGA-Masyarakat Tolikara minta agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tolikara segera membuat sejumlah Peraturan Daerah (Perda. Perda itu diantaranya tentang penyelesaian perkara pemukulan orang akibat pencurian dan sengketa lahan, perzinahan, ternak merusak tanaman dan beberapa perkara yang perlu penanganan mendesak.
Hal tersebut disampaikan masyarakat saat penyelesaian masalah pemukulan sesama saudara akibat menebang pohon tanpa izin.
Kapolres Tolikara melalui Polsek Karubaga, Ipda Ronal memfasilitasi penyelesaian masalah pemukulan sesama saudara itu di halaman Kantor Polres Tolikara di Karubaga, Rabu (16/3).
Pihak pelaku didenda uang Rp 100 juta dan babi 20 ekor. Penyelesaian denda itu dilakukan Sabtu (19/3) di Lapangan Merah Putih Karubaga. Dimana pihak pelaku membayar denda uang Rp 105 juta dan babi 20 ekor, diterima keluarga korban.
Usai penyelesaian denda itu, salah satu kepala suku Tolikara Emas Bogum minta kepada DPRD Tolikara segera membuat Perda turunan atau pelaksanaan dari hukum positif, baik hukum pidana dan maupun hukum perdata. Karena para aparat keamanan terutama polisi kesulitan menerapkan hukum positif. Karena masyarakat lebih memilih hukum adat dibanding hukum positif.
Karena itu, kepala Suku Emas Bogum mewakili masyarakat mengusulkan kepada DPRD Tolikara segera membuat Perda. Dengan adanya Perda itu, tentu akan menekan tingginya angka kriminal dan meminimalisir denda di wilayah hukum Tolikara.
Sementara itu, Anggota DPRD Tolikara yang juga Ketua Komisi B Bidang Pemerintahan Yendiles Towolom didampingi salah satu Anggota DPRD Abembuluk Yikwa ketika menerima usulan secara lisan di Lapangan Merah Putih Karubaga megatakan, usulan itu akan dibawa ke pihak legislatif untuk dibahas bersama dan akan berupaya membuat beberapa Perda yang sangat mendesak. Mekanismenya akan dibahas bersama eksekutif. (Diskominfo)*
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…