

WAMENA – Asosiasi pasar Potikelek minta pemerintah Kabupaten Jayawijaya segera melakukan perbaikan infrastruktur seperti atap los pasar, toilet dan penerangan, di samping itu masalah kebersihan pasar dan yang terakhir masalah keamanan dalam pasar agar masyarakat bisa berjualan dengan aman.
Ketua Asosiasi Pasar Potikelek Yunita Gombo mengakui Ada beberapa permasalahan yang terjadi dalam pasar Potikelek Wamena yang memang perlu perhatian dari pemerintah Kabupaten Jayawijaya agar para pedagang dalam pasar ini bisa melakukan aktifitas perdagangan dengan baik.
“Seperti masalah los-los ini sekarang sudah hancur semua jadi musim hujan seperti itu selalu ada tersumbat sampah-sampah di selokan-selokan akhirnya mama-mama punya jualan semua terendam air.”ungkapnya Selasa (19/9) kemarin
Menurutnya, berikutnya masalah toilet juga di dalam pasar ada beberapa pintu tetapi kebanyak tersumbat juga, dan terkait ini pihaknya sudah beberapa kali bicara sama dinas terkait namun sampai saat ini belum ada realisasi, disisi lain pedagang pasar juga membutuhkan lampu penerang di setiap los-los pasar ini sebab mama-mama jualan pagi sampai jam 8 malam dalam kegelapan.
Sedangkan untuk masalah kemanan, Lanjut Yunita, sudah berapa kali terjadi kekacauan di pasar ini dan itu diakibatkan karena tidak ada aparat keamanan baik Satpol PP maupun kepolisian.
Selain itu Ia juga mengaku sangat mengalami kesulitan terkait kebersihan pasar, selama ini ada dinas Lingkungan Hidup, tapi tidak pernah di tempat untuk sapu-sapu dalam pasar sehingga pasar jadi kotor.
Secara terpisah Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya Dr. Lukas W Kosay, SE, MSi menyatakan untuk masalah –masalah yang ada di Pasar Potikelek Wamena pihaknya akan menanggapi semua yang menjadi tuntutan pedagang disana.
Sementara untuk penerangan dalam pasar itu, Kata Lukas, Pihaknya akan segera melengkapi keurangan yang ada dalam pasar, untuk masalah sampak yang ada dalam pasar ini kewenangan dinas Lingkungan hidup Kabupaten Jayawijaya.
“Kami sudah menyurati dinas tersebut agar segera mengangkut sampah yang ada dalam pasar potikelek dan juga bisa menurunkan petugas kebersihannya,”tutupnya (jo)
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…