

Bupati Jayawijaya Athenius Murib didampingi Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol Arh. Reza. CH. Mamoribo memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Jayawijaya Minggu (16/3) malam (foto:Denny/ Cepos)
Juga Gelar Sayembara Terbuka Berhadiah Jika Menginformasikan Tempat Penjualan dan Pembuatan Miras
WAMENA -Pemkab Jayawijaya berkesimpulan bahwa aksi kericuhan pasca syukuran Sabtu (15/3) lalu terjadi karena banyak warga yang dipengaruhi miras yang berulah. Dan kini Pemkab Jayawijaya segera membentuk tim gabungan pemberantasan miras
Selain itu Pemkab Jayawijaya juga membuka sayembara terbuka berhadiah bagi warga yang menginformasikan tempat pembuatan dan penjualan miras untuk dilakukan razia bersama, apabila terbukti benar maka di berikan hadiah Rp 10 juga, informasi tersebut telah disebarkan melalui flayer kepada masyarakat.
Bupati Jayawijaya Athenius Murib menyatakan pihaknya telah melakukan evaluasi bersama Forkopimda dan telah mengambil langkah -langkah kedepan yakni membentu tim gabungan pemberantasan miras karena diketahui bahwa semua pelaku yang memprovokasi itu dipengaruhi miras dan jumlahnya banyak sehingga tak bisa di tertibkan di tempat acara.
Page: 1 2
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa…
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengamanan di kawasan tambang yang selama ini dikenal…
Plt Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengungkapkan bahwa RPJMD nantinya akan menjadi acuan utama bagi…
Sejumlah kawasan di Jayapura memiliki banyak cerita yang dikait-kaitkan dengan hal mistik. Di tahun 90…
Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan 8 Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) yang merupakan usulan pemerintah…
Berbagai lembaga mencatat tingginya angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, hingga kekerasan berbasis…