

Ketua LMA Kabupaten Jayawijaya Herman Doga (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA- Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Jayawijaya meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kebersamaan di wilayah Ibukota Provinsi Papua Pegunungan, oleh karena itu masyarakat diimau untuk tidak menerima provokasi dari luar.
Ketua LMA Kabupaten Jayawijaya Herman Doga mengimbau bahwa saat ini baru dilakukan pemekaran Provinsi Papua Pegunungan sehingga harus dibangun dengan budaya damai, oleh karena itu, ia meminta masalah yang terjadi di kabupaten Yalimo jangan di bawa masuk ke Jayawijaya.
“Pada bagian ini saya tegaskan tidak boleh ada yang membawa masuk masalah dari luar ke Lembah Baliem, kalau seringnya masalah dari luar dimasukan ke Jayawijaya akan membuat kita ketinggalan, oleh karena itu masyarakat diimbau untuk jaga keamanan masing -masing,”ungkapnya Selasa (16/9) di Wamena.
Herman Doga juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga disetiap perbatasan Kabupaten Jayawijaya, Seperti Yalimo – Wamena, Mamteng -Wamena, Tolikara – Wamena , Lanny Jaya – Wamena dan Nduga – Wamena dan Yahukimo – Wamena.
“Kepala Distrik , Ketua LMA Distrik itu masing -masing jaga dusunya, tak boleh terjadi konflik disini, Wamena bukan tenpan pertikaian wamena daerah yang aman, sehingga kita tak boleh bawa persoalan yang lain masuk di lembah Baliem,” katanya.
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…