

PT Freeport Indonesia terus berupaya melakukan penyelamatan kepada para pekerja yang terjebak akibat insiden aliran material basah (wet muck) di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC). (Foto: Dokumen PTFI).
MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) terus memperkuat upaya penyelamatan tujuh pekerja yang terjebak di tambah bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) sepekan yang lalu.
Kali ini, Freeport menggandeng tim Inspektur Tambang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia dalam misi penyelamatan itu. Vice President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Senin malam, 15 September 2025 membenarkan hal tersebut. Katri menerangkan bahwa kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan langkah penyelamatan dapat berjalan dengan cara paling aman dan efektif.
“Fokus kami saat ini adalah terus berupaya menyelamatkan tujuh pekerja yang terdampak insiden aliran material basah di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC),” kata Katri. “Upaya ini dilaksanakan bersama tim Inspektur Tambang dari Kementerian ESDM guna menentukan langkah terbaik dalam proses penyelamatan,” ujarnya menambahkan.
Page: 1 2
Melalui akun media sosial pribadinya, Mahfud melontarkan pandangan bernada heran namun tetap terbuka terhadap inovasi…
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…