Categories: PEGUNUNGAN

Sempat Zero, Kini Ada 10 Pasien Covid Baru

WAMENA-Meskipun sempat masuk dalam zero penanganan Covid -19, kini Jayawijaya Kembali mendapat 2 pasien yang positif Corona. Ironisnya dari dua pasien itu setelah ditracing, tim gugus menemukan 8 pasien baru yang merupakan keluarga dan kerabat dari dua pasien sebelumnya yang juga positif Covid 19. Sehingga kini yang dirawat pada ruang isloasi RSUD Wamena mencapai 10 pasien.

   Ketua Tim Gugus persepatan penanganan Covid -19 Jayawijaya, Jhon Richard Banua  menyatakan dengan penjelasannya kemarin ada tambahan 2 kasus baru, ternyata dengan hasil tracing lagi yang dilakukan sehari sesudah mendapatkan 2 pasien baru itu ditemukan 8 orang pasien baru yang positif covid -19.

  “Kita  melakukan pemeriksaan terhadap keluarga yang positif baru itu ternyata kita mempunyai kasus baru 8, sehingga saat ini menjadi 10 kasus positif, itu pun masih terus dilakukan tracking artinya kita masih terus melakukan pencarian kepada orang -orang yang kontak langsung dengan 10 pasien ini,”ungkapnya kamis (17/9)

  Menurut Banua, hasil tracing ini baru diketahui ada yang dari keluarganya dan ada yang dari kerabatnya, sehingga pihaknya berupaya agar orang -orang yang sempat kontak dengan pasien yang positif ini dan 8 orang ini, semuanya sudah masuk dalam ruang isolasi usai dilakukan koordinasi dengan dokter, 

  “Tim covid akan terus melakukan tracing mencari orang -orang yang sempat kontak dengan pasien ini sehingga penyebarannya jangan meluas, kita juga melakukan swab langsung kepada orang yang sudah kontak langsung dengan pasien,”jelasnya

   Sementara untuk jalur darat, Pemda Jayawijaya telah berkoordinasi dengan Pemkab Yalimo, kabupaten di wilayah pegunungan tengah yang berbatasan langsung dengan kabupaten Keerom dan Jayapura. Bupati juga menegaskan, bagi warga yang akan melintas dari Jayapura ke Yalimo dan Wamena juga diwajibkan menggunakan surat jalan, dan Pemda Jayawijaya sendiri akan melakukan pengawasan di Pos wosilimo untuk melakukan pemeriksaan bagi warga yang dari Jayapura ingin masuk ke Wamena melalui jalur darat.

  “Akses masuk ada di daerah Yalimo, yang mana akses masuk warga ke Yalimo dan Wamena sekarang lebih banyak lewat jalur darat. Mudah-mudahan koordinasi kita dengan pemda Yalimo bisa efektif di daerah perbatasan,” tegasnya.

  Sementara terkait alat rapid test yang mulai terbatas, menurut Bupati Banua, Pemkab Jayawijaya masih memiliki 600 alat rapid test, dan 2000 lagi dalam proses pengiriman dan dalam waktu dekat ini akan sampai ke Wamena sehingga belum sampau pada kekurangan alat rapid tes.

   “Bagaimana pun kami masih akan tetap melakukan screening awal dengan rapid test, dan ini tugas kami pemda untuk melindungi warga kita dengan melakukan creening dengan rapid tes,” tutupnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

15 minutes ago

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

15 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

16 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

17 hours ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

18 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

19 hours ago